Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
Luncurkan Program RADAR, Kapolda Riau: Ini Jawaban Tantangan Zaman Digital dan Respon Kejahatan Siber
Rabu, 16 Juli 2025 - 15:27:07 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kapolda Riau Irjen Dr Herry Herjawan SIK, MH MHum melaunching Program RADAR (Riau Damai Anti Cybercrime) pada apel yang dilaksanakan di halaman Mapolda Riau, Rabu (16/7/2025).

Kapolda dan jajaran melakukan peninjauan ruang War Room Media Inteligence, lantai II Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru.

Saat itu, Kapolda didampingi Wakapolda Riau Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo SH MHan, serta jajaran pejabat utama Polda Riau dan para Kapolres.

Program RADAR ini, kata Kapolda Irjen Herry, menjadi salah satu terobosan unggulan Polda Riau dalam menjawab tantangan zaman digital, sekaligus sebagai respon terhadap maraknya kejahatan siber dan keresahan masyarakat. 

Tim yang terlibat dalam program ini melibatkan delapan satuan kerja (Satker) strategis dan dirancang sebagai bentuk nyata pelayanan polisi yang responsif, transparan, dan solutif terhadap persoalan sosial di era informasi.

"RADAR ini bukan hanya soal teknologi, tapi bagaimana polisi hadir dan menjadi mitra masyarakat dalam menghadapi tantangan digital. Mulai dari edukasi hingga penanganan langsung kejahatan siber," ujar Irjen Herry.

Program RADAR menyasar berbagai lapisan masyarakat, dari anak-anak PAUD dan SD, hingga komunitas di tingkat RT/RW. Kampanye literasi digital menjadi fokus utama, dengan pesan kuat agar masyarakat tidak mudah menerima dan menyebarkan informasi hoaks. "Jangan hanya memberi anak gadget, tapi awasi dan bimbing mereka. Kita ingin anak-anak kita paham etika digital sejak dini," tegas Alumni Akpol 1996 ini.

RADAR juga akan aktif menjangkau sekolah, pesantren, kampus, hingga kelompok-kelompok sosial dengan pendekatan edukatif seputar cyberbullying, penipuan online, pencurian identitas, dan penyalahgunaan data pribadi. Salah satu fitur utama RADAR, sebut Kapolda, adalah sistem pelaporan cepat berbasis klaster dan intelijen media. 

Di mana, laporan masyarakat, seperti permintaan bantuan darurat atau informasi kejahatan siber, akan diteruskan ke petugas terdekat untuk segera ditindaklanjuti.

Untuk memastikan program ini berjalan sebagaimana semestinya, Polda Riau, lanjut Kapolda, tengah menyiapkan aplikasi panic button yang akan terintegrasi dengan sistem patroli digital.

"Contoh kecilnya, jika ada mobil mogok tengah malam, masyarakat bisa lapor, dan petugas terdekat langsung dikerahkan. Kita ingin kehadiran polisi benar-benar terasa di lapangan," kata Herry.

Dalam pelaksanaan RADAR, Polda Riau juga memberdayakan penyandang disabilitas, baik dari kalangan petugas dan masyarakat umum. 

Tugas mereka dalam unit pelayanan informasi dan pengelolaan konten digital, merupakan sebagai bentuk komitmen terhadap kesetaraan dan pemberdayaan semua elemen masyarakat.

"Kami ingin program ini inklusif. Teman-teman difabel juga punya peran penting dalam menjaga keamanan digital," ujar Jendral Polisi Bintang Dua ini.

Ia juga menegaskan bahwa Polda Riau membuka diri terhadap masukan publik, baik kritik maupun saran positif. RADAR turut menyediakan forum komunikasi dua arah antara masyarakat dengan kepolisian melalui media sosial dan forum komunitas.

"Program ini menjunjung tinggi keterbukaan. Empat bentuk partisipasi publik akan kita dorong: pengawasan, pelaporan, edukasi, dan dialog. Masyarakat bisa menyampaikan apa pun, dan itu akan kami tindaklanjuti dengan cepat," ungkap Irjen Herry.

Peluncuran RADAR ini, jelas Kapolda, juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-78, sekaligus menyambung visi besar Indonesia Emas 2045. Melalui launching program ini diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya di Provinsi Riau.

"Program ini bukan sekadar proyek seremonial. Ini adalah niat baik yang lahir dari semangat kebersamaan. Kepolisian hadir bukan hanya menindak, tapi juga memberi pencerahan," kata Kapolda yang kerab disapa Herimen itu.

Kapolres Pekanbaru 'Tertangkap' Radar

Sementara itu, pada saat peninjauan aplikasi RADAR oleh Kapolda Riau, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Jeki Rahmat Mustika 'tertangkap' Radar.

Saat itu, di ruangan seluas kira-kira 4×6 meter, di tengah empat operator sibuk memantau layar-layar berisi laporan dari jagat maya,
tiba-tiba, muncul terpantau satu laporan, kemacetan panjang di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di bawah fly over. 

Kapolda langsung meminta petugas mengecek CCTV. Di layar, tampak sebuah mobil minibus mogok di tengah jalan, membuat arus lalu lintas tersendat parah. Namun yang lebih mengganggu, tak terlihat satupun petugas lalu lintas di lokasi.

Kombes Jeki, yang sebelumnya tenang berdiri di pinggir ruangan, mulai gelisah. Ia melangkah maju, mendekati layar, sambil memegang ponsel erat-erat. Tangannya lincah mengetik, menelepon, mengirim pesan. Tapi tak ada respons cepat dari bawahannya. Lima menit berlalu. Delapan menit. Sepuluh menit.

Mata Kapolres menatap layar ponsel, menjadi kaku. Dia tau, di belakangnya berdiri Kapolda yang belum berkata apa-apa, tapi sorotan matanya cukup bicara, “Kenapa belum ada tindakan?”

Hingga menit ke-15, barulah dua anggota polisi lalu lintas melintas terlihat di layar CCTV, mengendarai motor patroli. Mereka segera mengevakuasi mobil mogok itu dan mengurai kemacetan.

Arus kembali lancar. Semula perasaan Kapolres tegang perlahan melunak. Satu per satu pejabat Polda tersenyum, bahkan bertepuk tangan. Kombes Jeki menoleh perlahan ke belakang, menatap Kapolda, lalu tersenyum kecil, lega mungkin juga malu dan khawatir.

Kapolda tak langsung menegur. Ia bicara tenang namun menegaskan kepada seluruh jajaran.
“Kita sudah buat terobosan kreatif, Program Radar. Ini bukan sekadar pemantauan, ini soal respon cepat, soal hadirnya negara di tengah masyarakat,” ujar Irjen Herry.

Program RADAR sambung Kapolda, bukan hanya alat, tapi cermin bagi polisi. Ia tak hanya memantau masyarakat, tapi juga membuat masyarakat memantau polisi, kapan mereka responsif, kapan mereka terlambat.

RADAR, katanya, juga akan menjadi sarana edukasi tentang kejahatan digital, cara mencegahnya, hingga membangun kesadaran kolektif soal keamanan siber.

“Masyarakat juga bisa lapor lewat media sosial. Kritik dan masukan, baik positif maupun negatif, akan kami terima,” pungkas Herry. (src,  sr5)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat