Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Ribuan Mahasiswa & LMB Nusantara Unjuk Rasa ke Kantor Gubri, Dukung Satgas PKH Relokasi Warga TNTN
Senin, 30 Juni 2025 - 15:11:12 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Ribuan mahasiswa, masyarakat dan Laskar Melayu Bersatu (LMB) Nusantara unjuk rasa ke kantor Gubernur Riau, Senin (30/6/2025).

Massa tersebut menyampaikan dukungan mereka kepada Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) merelokasi warga dari kawasan Hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Dalam orasinya, mereka menyuarakan pentingnya mengembalikan fungsi hutan TNTN yang diramba para cukong-cukong.

Saat unjuk rasa, masyarakat dan mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan "Tangkap Bos Sawit Ilegal di TNTN. Tutup Perusahaannya!".

Selain itu, spanduk mendukung Satgas PKH juga dibentangkan massa bertuliskan "Mendukung Negara dan Pemerintah melalui Satgas PKH untuk Relokasi TNTN".

"Kami LMB Nusantara mendukung Pemerintah melalui Satgas PKH menegakkan hukum dengan melakukan relokasi TNTN," kata Panglima Utama DPP LMB Nusantara Datuk Uzer saat orasi.

Datuk Uzer juga meminta kepada Satgas PKH untuk merelokasi mandiri pada cukong-cukong yang memiliki ribuan hektare lahan sawit di TNTN.

"Sedangkan bagi masyarakat yang memiliki lahan sedikit agar direlokasi baik-baik. Karena mereka yang terlanjur menjual lahan di kampung dan membuka lahan di TNTN dan dicarikan tempat yang layak. Karena mereka hanya cari makan beda dengan para cukong yang serakah. Apalagi di sana sudah berdiri sekolah dan pemukiman," tegasnya.

"Kalau cukong itu harus direlokasi mandiri. Itu kejahatan yang luas biasa. Itu bukan cari makan, tapi sudah bentuk keserakahan yang harus ditindak tegas. Kami minta Satgas, ingin melibatkan LMB kami siap. Kami organisasi adat, jadi kita berhak menuntut para cukong keluar dari TNTN," tegasnya lagi.

Sementara itu, Akbar perwakilan mahasiswa meminta Gubernur Riau Abdul Wahid untuk mengambil langka tepat dan tegas kepada para perambah hutan TNTN.

"Kami harap Gubri dapat mengambil langka tepat dan tegas. Karena kami mensinyalir ada indikasi mafia dan pejabat politik yang ingin menguasai TNTN. Kami siap mendukung Satgas dan LMB memperjuangkan hutan Riau. Karena TNTN adalah paru-paru bumi Riau," katanya tegas. (sr5, src)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat