Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Peristiwa
Kanal YouTube Dihapus, Masjid Jogokariyan Bantah Terafiliasi Kelompok Ekstrimis
Minggu, 22 Juni 2025 - 21:08:15 WIB
Tangkapan layar

SULUHRIAU- Kanal YouTube resmi milik Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta dihapus dan tak lagi bisa diakses.

Penghapusan kanal ini diumumkan oleh pihak pengelola masjid melalui akun Instagram mereka. Mereka menyebut kanal yang selama bertahun-tahun dipakai sebagai media penyebaran dakwah, kajian serta inspirasi umat itu sekarang tak lagi bisa diakses.

"Kami dianggap melanggar peraturan YouTube karena berafiliasi dengan kelompok ekstrimis atau kriminal," tulis unggahan itu.

Dalam unggahan itu, mereka juga menyertakan potongan layar informasi menuliskan tentang kanal Masjid Jogokariyan yang menyalahi kebijakan YouTube perihal organisasi kriminal atau ekstremis kekerasan.

"TIDAK MASUK AKAL!!! Tapi begitulah jalan dakwah. Tak selalu mudah, tak selalu dibiarkan. Namun... juga tidak akan pernah padam," lanjut unggahan itu.

Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Ustaz M. Jazir memastikan bahwa masjidnya, melalui konten-konten di kanal YouTube tak pernah sekalipun mendukung kegiatan organisasi kriminal atau ekstremis kekerasan.

"Jelas tidak, kita itu enggak ada gerakan-gerakan ekstrem, radikal," kata Jazir pada Minggu (22/6/2025).

Penceramah dan pembicara yang diundang seperti Ustaz Adi Hidayat, Ustaz Abdul Somad hingga Anies Baswedan juga dirasa tak pernah menyampaikan materi yang berpotensi menyalahi aturan main YouTube.

Akan tetapi, lanjut Jazir, pihak Masjid Jogokariyan mensinyalir aktivitas atau konten terakhir diunggah menampilkan sesi wawancara dengan Muhammad Husein atau Husein Gaza jadi penyebab dihapusnya kanal YouTube mereka.

"Kemungkinan itu (penyebabnya), karena itu wawancara terakhir itu kita ada streaming dengan Husein Gaza itu," kata Jazir.

Jazir menyebut materi wawancara kala itu adalah seputar fakta genosida yang terjadi di Kota Gaza, Palestina. Adapun Husein Gaza adalah aktivis hingga YouTuber sekaligus pendiri Lembaga Kemanusiaan INH asal Indonesia yang lama menetap di Gaza.

Sesi wawancara dengan Husein Gaza disiarkan secara langsung atau streaming di waktu setelah ibadah subuh. Durasinya kurang lebih sekitar 15 menit.

"Ya kan (di sesi wawancara) ada Husein Gaza bercerita kondisi Gaza hari ini, waktu itu beliau singgah di Masjid Jogokariyan, kemudian bercerita karena kita kan juga menyalurkan bantuan ke Gaza," ungkap Jazir.

Sebelum Husein Gaza, kata Jazir, beberapa narasumber lain yang diundang ke Masjid Jogokariyan juga pernah mendiskusikan kondisi di Palestina. Tapi, selama itu pula kanal YouTube milik masjid masih aman-aman saja.

"Ya, yang dimaksud kelompok ekstrem itu apa kita enggak tahu, apalagi kelompok kriminal kita enggak tahu. Selama ini kita enggak, ya soal Gaza itu saja yang terakhir," kata Jazir dilansir CNNIndoesia.com.

"Enggak tahu apakah Husein Gaza itu diklasifikasi sebagai kelompok kriminal oleh YouTube, kita enggak tahu," sambungnya.

Jazir pun mengungkap kanal YouTube milik Masjid Jogokariyan sudah lagi tak bisa diakses pertengahan pekan ini. Kini, pengelola masjid masih berupaya memulihkan kanal YouTube milik mereka.

Masjid Jogokariyan terkenal karena berbagai inovasi dan kegiatan yang berpusat pada pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan masjid nan unik. Salah satunya adalah 'Saldo Infak Nol Rupiah'.

Selain itu, masjid ini dikenal pula karena berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan ekonomi yang melibatkan masyarakat luas. Termasuk, program buka puasa gratis dan Kampung Ramadan yang ramai dikunjungi.

Nama Masjid Jogokariyan juga pernah mencuat karena membuka donasi pembelian kapal selam pengganti KRI Nanggala-402 hingga mencapai miliaran rupiah pada 2021 lalu. (src)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat