Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Sosial Budaya
FGD Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan, Kakan Kemenag: Cegah Gesekan Sebelum Meluas
Jumat, 20 Juni 2025 - 15:32:20 WIB
Kakan Kemenag Pekanbaru saat acara Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan, Jumat (20/6/2025).

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kemenag Pekanbaru menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan, Jumat (20/6/2025).

FGD ini dibuka Kepala Kantor Kemeterian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pekanbaru, Drs H Syahrul Mauludi. 

Kegiatan dengan tema "Merawat Kebersamaan, Meneguhkan moderasi beragama di Tengah keberagaman" ini diikuti KUA lingkungan Kemenag, Penyuluh Agama Islam, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), FKUB, MUI Pekanbaru, PC Nahdatul Ulama Pekanbaru, PD Muhammadiyah Pekanbaru dan unsur lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Syahrul menegaskan Kemenag memberi atensi terkait hal ini. Sebab itu, Syahrul menegaskan kegiatan ini sangat penting.

Tokoh-tokoh agama, organisasi keagamaan, ormas dan tokoh lainnya berperan penting dalam mengantisipasi atau mencegah secara dini potensi gesekan di Kota Pekanbaru ini.

Kota Pekanbaru katanya, maniatur Indonesia, terjadi konflik di Pekanbaru, Riau ini, mata nasional akan melihat ke daerah ini. 

Hal ini dikarenakan Pekanbaru sangat heterogen, semua agama dan suku ada di sini. Sebab, itu mendeteksi potensi sejak dini ancaman konflik agar tidak sampai meluas amat peting.

"Kalau konflik itu pecah, ibarat kebakaran, sudahlah susah memadamkan, semua yang ada habis diamuk api itu," katanya Syahrul.

Sama juga tambahnya ibarat penyakit, jika tidak dideteksi sejak dini, dan baru  ketahuan setelah stadium empat, sulit didobati dan disembuhkan. 

Ditambahkan juga, kalau terjadi konflik, uang banyak untuk bangun mesjid dan pembangunan lainnya, percuma karena juga tidak bisa dilakukan. "Tidak bisa satu pun yang dilakukan kalau terjadi konflik," tegasnya.

Kunci terhidarnya konflik bangun harmonisasi. Kunci dari harmonisasi kata Syahrul saling percaya. 

"Jika saling percaya, maka semua akan harmonis, dan melahirkan rasa aman dan nyaman. Sama halnya kita cukur rambut pada tukang cukur. Si tukang cukur memegang pisau tajam, saat bulu-bulu leher kita dicukur kita ketiduran. Padahal pisau tajam berada di leher kita, namun kita tak merasa curiga dan khawatir, bahkan keenakan.  Begitulah indahnya saling percaya, "ujar Syahrul dan disambut anggukan peserta. 

Inilah kata Syahrul, buah dari FGD yang dilakukan hari ini. Maka dari itu, FKUB,  organisasi keagamaan, penyuluh dan kompenen masyarakat lainya supaya peka dan mampu mendeteksi dini potensi konflik. "Jika ada yang mencurigakan cepat dilaporkan untuk ditindaklunjuti," tutupnya. (sr4)




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat