Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
8000-an Massa 'Kepung' Kantor Gubenur, Tolak Rencana Relokasi Dampak Persoalan Lahan di TNTN
Rabu, 18 Juni 2025 - 13:22:37 WIB
Kolase: Suasana aksbi Ribuan massa di Kantor Gubernur menolak relokasi.

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sekitar 8000-an massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) menggelar aksi unjuk rasa di gerbang Kantor Gubernur Riau, Rabu (18/6/2025).

Ribuan massa itu meluber ke sekeliling kantor Gubernur, Jalanhm6b Jenderal Sudirman mulai dari Bundaran Kantor Gubernur tersebut tertutup total oleh massoa. Termasuk Jalan Cut Nyakdiean di depan Pustakan Wilayah dan sampaing Menara Bank Riau Kepri (BKR) Syariah. 

Ratusan bahkan ribuan truk, pick up dan kendaraan lain yang membawa massa dari Pelalawan ke Pekanbaru berjubel, bertabur parkir di sekeling jalan-jalan sekitar kantor pemerintah tersebut.

Mereka menyampaikan aspirasi terkait persoalan relokasi kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang akan dilakukan oleh pemerintah.

Koordinator umum aksi, Wandri Saputra Simbolon berorasi di atas mobil komando menyuarakan penolakan relokasi TNTN yang selama ini mereka mengklaim kebun mereka yang sudah lama di sekitar itu.

Dalam orasinya itu, pihaknya meminta pemerintah provinsi dan daerah dapat menjadi garda terdepan dalam menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi pihaknya di Provinsi Riau.

“Kami mohon kepada Bapak Gubernur, Bapak Kapolda, Bapak Bupati, dan Bapak Kapolres untuk memfasilitasi pertemuan kami dengan pimpinan pusat, baik dengan Bapak Presiden maupun dengan Komisi terkait di DPR RI,” katanya.

Relokasi TNTN mendapat perlawanan dari masyarakat yang terlanjur melakukan usaha perkebunan di kawasan hutan TNTN tersebut.

Salah seorang peserta aksi yang enggan menyebut namanya di sela-sela aksi mengatakan, lahan yang ia kuasai berupa kebun sawit itu, dibeli kepada seseorang yang ia sebut ninik mamak. 

"Lahan itu tak luas, orangtua saya yang membeli lahan itu kepada ninik memak, bukan dikuasai," katanya.

Ia meminta agar dalam waktu 7 x 24 jam ke depan, diberikan kesempatan untuk berdialog langsung di Istana Negara. "Apabila permintaan ini tidak dipenuhi, maka kami akan menduduki kantor Gubernur hingga tuntutan kami direspons secara serius," ungkapnya.

Bupati Pelawawan Zukri Temui Massa

Sementara  itu, Bupati Pelalawan Zukri Misran menemui ribuan massa aksi. Awalnya massa mengancam akan mendobrak pintu gerbang Kantor Gubernur Riau membuahkan hasil. 

Kehadiran pimpinan Pelalawan itu disambut hangat oleh massa. Massa meminta agar Bupati Pelalawan naik di mobil komando untuk mencarikan solusi terkait persoalan yang dihadapi masyarakatnya. 

"Bapak dan ibu saya berharap dapat tenang agar aspirasi dapat kita sampaikan ke pemerintah," ucap Bupati Pelalawan Zukri Misran. 

Zukri mengatakan, ia sangat memahami apa yang dirasakan masyarakat di kawasan TNTN yang ingin direlokasi oleh pemerintah. 

"Saya sebagai Bupati Pelalawan sangat memahami kondisi kebatinan bapak ibu semua, dan harus mencari jalan keluar. Karena saya juga ingin ada solusi," ujarnya. 

Karena itu, Zukri meminta koordinator aksi mencari lima perwakilan massa untuk melakukan audensi dengan Gubernur Riau Abdul Wahid. 

"Setelah aspirasi diterima Pak Gubernur, nanti saya akan kembali bersama Pak Gubernur. Bapak ibu tetap semangat dan jaga kesehatan. Saya sebagai pemimpin pasti akan berusaha untuk bagaimana agar rakyat kecil diperhatikan pemerintah," tutupnya. 

Aksi tersebut juga mendapat pengawalan ketat dari petugas gabungan TNI/Polri dan Satpol PP Riau.

Bahkan di depap kantor Gubernur Riau juga dipasang kawat berduri untuk menghindari masyarakat menerobos gerbang. (sr5)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat