Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Dipaksa Kosongkan Lahan Sawit, Amarah Ribuan Warga Meledak dan Bakar Kantor PT SSL di Siak
Rabu, 11 Juni 2025 - 17:26:18 WIB
Foto kolase: Kondisi kantor PT SSL dibakar massa, di Sial.(11/6/2025

SULUHRIAU, Siak- Massa dari Warga Kampung Tumang, Merempan Hilir, dan Lubuk Jering Siak Kabupaten Siak, Riau melampiaskan kemarahannya dengan membakar seluruh fasilitas milik PT Seraya Sumber Lestari (SSL), Rabu, (11/6/2025) siang.

Kemarahan ribuan warga meledak setelah warga dipaksa mengosongkan lahan sawit yang telah lama mereka garap dan merupakan sumber pencahariannya.

Peristiwa mengejutkan bagi warga,  bermula ketika pihak perusahaan tersebut mengirimkan surat kepada warga, meminta mereka meninggalkan lahan yang selama ini menjadi sumber penghidupan tersebut.

Warga mengaku sudah beberapa kali memprotes, namun suara mereka tak pernah didengar, mereka merasa tidak mendapat perhatian dan keadilan. Amarah warga akhirnya tak terbendung.

Sekitar sebelum zuhur, ribuan warga
dari Kampung Tumang, Merempan Hilir, dan Lubuk Jering Siak tersebut mendatangi kompleks perusahaan dengan emosi membara. Tak lama berselang, kepulan asap tebal menyelimuti langit Kampung Tumang, berubah menjadi saksi amuk massa yang membara karena merasa ketidakadilan.

“PT SSL menyurati kami agar kami mengosongkan lahan kami. Kami sudah protes tapi tidak didengarkan. Sementara di kampung tetangga kami, perusahaan ini sudah membabat 400 hektare tanaman sawit masyarakat dan mereka ganti dengan akasia,” ungkap salah seorang warga Tumang.

Di tengah kobaran api, belasan rumah karyawan, sejumlah unit mobil dan sejumlah sepeda motor hangus dilalap si jago merah. Serbuk hitam dari kayu terbakar beterbangan di udara, menambah suasana mencekam. 

Mobil ambulance lalu-lalang, sementara para karyawan berlarian menyelamatkan diri. Situasi sempat tak terkendali. Namun, kemarahan warga tak mudah diredam karena peristiwa ini bukan sekadar soal lahan, melainkan tentang keberlangsungan hidup. Beberapa personel kepolisian diterjunkan ke lokasi untuk menenangkan massa dan menjaga situasi tetap konsusif.

Tumang dikenal sebagai kampung yang mayoritas penduduknya menggantungkan hidup pada sektor perkebunan kelapa sawit. Pemaksaan pengosongan lahan oleh pihak perusahaan menjadi percikan api yang menyulut kerusuhan ini.

Data yang dikutip dari catatanriau, ada sejumlah kerusakan akibat amukan massa tersebut yakni;

Mobil terbakar

• Mitsubishi Triton BM 8476 QA
• Toyota Hilux BM 8879 KD
• Daihatsu Terios BM 1870 TB

Mobil Rusak

• Mitsubishi Triton BM 8559 QJ
• Daihatsu Terios BM 1508 VC
• Mitsubishi Triton BM 8207 QE

Motor terbakar

• Honda Scoopy
• Honda Beat BM 8351 HA
• 7 unit Honda Verza

Bangunan yang terbakar

• Klinik
• 2 rumah assisten kepala (Askep)
• 5 kamar mess lajang
• 10 kamar mess papan
• Kantor utama PT SSL
• Kantor ruang meeting
• Kantor pemadam kebakaran
• Kantor PT Panca Eka
• Kantor TUK


Bupati  Siak Langsung Turun ke Lokasi



Mendapati informasi tersebut, Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifl, langsung turun ke lokasi. Ia datang bersama Dandim 0322/Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho, Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra, serta anggota DPRD Sujarwo, S.M.

Dengan suara lantang dan tegas Bupati Afni berdiri di tengah kerumunan massa menyampaikan "Saya datang langsung ke sini, karena kami ada bersama masyarakat. Tapi saya mohon, jangan begini caranya. Perjuangan kita tetap harus lewat jalur hukum dan musyawarah," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pemerintahan saat ini sudah memasukkan perjuangan hak tanah masyarakat sebagai prioritas dalam visi dan misi daerah.

"Tapi jangan ada penumpang gelap, jangan mentang-mentang bupati turun lalu semua mau ambil kesempatan. Kalau Bapak Ibu percaya bahwa saya berpihak pada masyarakat, tolong jangan anarkis. Biarkan kami yang menyelesaikan ini," tegasnya.

Bupati Afni menyatakan bahwa ia telah langsung menghubungi manajemen PT SSL untuk hadir dalam pertemuan resmi yang dijadwalkan pada Kamis, (12/6/2025) pukul 14.00 Wib.

"Saya harap pihak PT SSL hadir. Kalian beraktivitas di tanah masyarakat. Mari kita duduk bersama, jangan sampai menang jadi abu, kalah jadi arang. Kita cari solusi yang adil bagi semua," ujarnya.

Pertemuan tersebut direncanakan akan menjadi momentum penting untuk membuka dialog baru yang lebih terbuka, jujur dan berpihak pada keadilan.

Peristiwa ini menjadi catatan penting bahwa konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan di daerah masih menjadi masalah laten yang bisa meledak kapan saja jika tidak ditangani secara adil dan bijak. Perlu lngkah cepat, tegas dan berpihak pada kebenaran agar konflik serupa tidak berulang. (sr5, src)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat