Puluhan Tenda Biru Diduga Dijadikan Lokasi Esek-esek di Jalan SM Amin Pekanbaru Dirobohkan dengan Eskavator
Selasa, 10 Juni 2025 - 15:39:38 WIB
 |
| Alat berat Excavator saat membongkar bangunan liar di SM Amin, Selasa (10/6/2025) |
SULUHRIAU, Pekanbaru- Janji Pemko Pekanbaru membongkar tenda biru di Jalan SM Amin, direalisasikan Selasa (10/6/2025).
Ratusan rumah liar (ruli) yang menjelma sebagai tenda esek-esek itu dirobohkan dengan alat berat eskavator. Ini dilakukan karena pihak yang membangun tidak kunjung membongkar sesuai permintaan Pemko Pekanbaru.
Dalam penertiban tempat ini, dipimpin Kasat Pol PP Pekanbaru Zulfahmi Adrian. Satu per satu ruli.diduga jadi tempat empuk kupu-kupu malam dan hidung belang bertransaksi pada malam hari, rata dengan tanah.
Msyarakat dan Pemko berharap tenda biru yang selama ini ramai setiap malam seperti pasar, tak terlihat lagi kamar-kamar esek-esek yang sempat ditemukan Walikota Pekanbaru dan anggota DPRD saat Inspeksi mendadak (sidak) belum lama ini.
Zulfahmi Adrian, mengatakan, kawasan ini akan ditata lebih baik oleh Pemko Pekanbaru. Karena lokasinya juga cukup strategis. "Pembongkaran ini perintah dan tindak lanjut dari hasil sidak sebelumnya," tegas Zulfahmi.
Saat penertiban berlangsung dari pagi hingga siangnya, di sekitar Tugu Songket lalu lintas kendaraan sempat macet merayap. Karena Jalan SM Amin dari Bundaran Tugu Songket ditutup ke arah menuju Utara ke lokasi penertiban.
Arus lalu lintas dialihkan ke arah terminal AKAP BRPS Jalan Tuanku Tambusai Ujung Pekanbaru, kemudian membelok lagi menuju pusat kota.
Letak Strategis
Sedikit gambaran letak lahan subur tenda biru lokasi yang selama ini diduga dijadikan tempat mesum tersebut.
Jika kita melewati Jalan MS Amin ke ujung, persis pertemuan dengan bundaran Jalan Air Hitam di Selatan menuju arah Sigunggung di Utara, terus ke lintas Utara ke arah Medan, di situlah lokasi tumbuh suburnya ruli tenda biru diduga dimanfaat kaum hidung belang dengan kupu-kupu malam memadu.
Latak lokasi cukup strategis, karena berada di jalur kendaraan antar lintas yang ramai dan nyaman untuk disinggahi.
Tidak tahu datang dari mana diduga kupu-kupu malam dan hidung belang yang singgah di situ. Ada pula diduga oknum preman yang membeking atau melindungi praktik maksiat itu sehingga tetap langgeng selama ini. Namun pasca pembongkaran, bangunan itu tinggal puing-puing.
Tindakan tegas Pemko Pekanbaru mendapat apresiasi dari warga yang risih dan cemas saat melintas di sekitar itu. "Saya sering melewati jalan ini, malam ramai sekali, kadang kita agak-agak khawatir juga lewat sini. Alhamdulillah Pemko Pekanbaru menertibkan ini, "ujar seorang warga melihat pertiban lokasi tesebut, Selasa. (sr5)
Komentar Anda :