Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
Pasca Putus Kontrak PT EPP dengan Pemko Pekanbaru, Tumpukan Sampah Makin Mengkhawatirkan
Minggu, 08 Juni 2025 - 17:50:48 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara resmi telah memutuskan kontrak kerja dengan PT Ella Pratama Prakasa (EPP), perusahaan pengangkut sampah, Jumat (7/6/2025).

Langkah ini diambil Pemko lantaran, dinilai belum ada kemajuan dalam penanganan sampah melalui kerjasama tersebut.

Sampah masih menumpuk dimana-mana. Di sisi lain,  para pekerja PT EPP sehari sebelum diputuskan kontrak juga melakukan aksi unjuk rasa menuntut hak mereka  karena upah mereka belum dibayarkan.

Pasca unjuk rasa inilah, Pemko mengambil langkah tegas memutuskan kontrak kerjasama dengan PT EPP dimana nilai kerjasama ini total sekitar Rp33, 3 miliar.

Pasca putusnya kerjasama ini, persoalan bakal muncul, sampah dikhawatirkan makin bertumpuk. Lantaran, belum siapnya sistem transisi dalam penanganan sampah ini dibuat Pemko melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Pekanbaru.

Sejumlah titik di pinggir kota ini, banyaka tumpukan sampah, apalagi di lokasi-lokasi tertentu, dimana selama kerjasama ini juga belum semua sampah tertangani dengan baik.

Informasi dari dalam Dinas DLHK itu sendiri ada yang menyampaikan, masalah sampah ini bakal makin ruwet, ketika sistim baru belum ada. Namun, sulit memperdebatkan ini, lantaran diakui masih banyak kelemahan pihak PT EPP. 

Salah seorang sopir angkutan yang sempat bergabung dengan PT EPP mengatakan, saat ini mobil mandiri mengangkut sampah dari pemukiman juga kewalahan lantaran trans dipo (tempat pembuangan sementara ) juga ditutup. 

Namun, ia tidak bisa memastikan, apakah bagi armada mandiri juga berlaku penutupan trans dipo tersebut.

Sementara itu, lembaga pengelolaan sampah (LPS) yang dirancang di tingkat kelurahan hingga RW/RT yang digadang-gadang solusi pasca pemutusan kontrak dengan PT EPP  belum berjalan sampai saat ini.

Menyikapi soal pemutusan kontrak kerja dengan EPP ini, Pj Sekda  Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan, keputusan tersebut diambil karena PT EPP dianggap gagal menjalankan tanggung jawabnya sebagaimana tertuang dalam kontrak kerja.

“Setelah kita lihat kondisi di lapangan semakin parah. Sampah menumpuk di berbagai sudut kota, dan ini mencoreng wajah Pekanbaru. Kontrak ini berbasis kinerja, dan faktanya mereka tidak mampu memenuhi itu,” ujar Zulhelmi.

Dikatakan, Pemko sudah berulang kali memberi teguran, baik secara tertulis maupun lisan. Namun, tidak ada perbaikan signifikan dari pihak perusahaan. Bahkan, buruh angkut dan sopir sempat menggelar unjuk rasa di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) karena gaji mereka tak kunjung dibayarkan selama tiga pekan terakhir.

“Padahal, skemanya jelas. Gaji seharusnya dibayar setiap dua minggu. Tapi ini sudah tiga minggu belum dibayar, dan vendor truk serta alat berat pun belum menerima haknya,” ujarnya.

Zulhelmi juga menegaskan bahwa Pemko Pekanbaru melalui DLHK telah menjalankan kewajiban pembayarannya secara tepat waktu.

Dana sebesar Rp4,8 miliar untuk periode April telah dicairkan. Namun, pembayaran untuk bulan Mei belum dilakukan karena pihak PT EPP belum menyampaikan laporan.

Zulhelmi menambahkan, penanganan sampah sementara diambil alih Pemko melalui DLHK. Seluruh lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dikerahkan untuk bergotong royong membersihkan titik tumpukan sampah yang semakin mengkhawatirkan. (sr4)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat