Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Dialog Bersama Pilar Sosial di Riau, Mensos: Data Tunggal dan Sinergi Antarlembaga Penting untuk Atasi Kemiskinan
Selasa, 27 Mei 2025 - 14:01:01 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menekankan pentingnya langkah strategis dan kolaboratif dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat berdialog bersama pilar-pilar sosial di Riau, Selasa (27/5/2025), di Balai Pelangi, Komplek Kediaman Gubernur Riau.

Dalam arahannya, Mensos mengingatkan bahwa konstitusi telah mengamanatkan negara untuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar. Namun, kata dia, masih banyak yang melupakan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011, khususnya Pasal 5 yang menyebut penanganan fakir miskin harus dilakukan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

"Maka, tidak ada lagi ego sektoral dan merasa paling kuat dan paling mampu, yang ada harus kerja terarah, terpadu, dan berkelanjutan," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan sosial harus menyentuh tiga aspek penting, yaitu material, spiritual, dan sosial. Ketiganya harus berjalan bersamaan agar masyarakat benar-benar merasakan perubahan yang signifikan dalam kehidupannya.

Untuk mendukung hal tersebut, Presiden telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui penggunaan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN). Data tunggal ini akan menjadi dasar dalam penyaluran bantuan dan intervensi sosial di seluruh Indonesia.

Mensos juga menjelaskan bahwa validasi data kini sepenuhnya dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), bukan lagi oleh Kementerian Sosial. Sementara itu, tugas Kemensos melakukan pemutakhiran data agar tetap akurat dan sesuai kondisi lapangan.

"Maka kalau bapak dan ibu sekalian masih punya data tunggal, integrasikan, lalu kirim ke BPS, maka akan divalidasi. Kemensos tidak lagi memvalidasi data, tali dilakukan oleh BPS. Kemensos hanya melakukan pemutakhiran," jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, Inpres Nomor 8 tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. "Salah satu poin penting dalam Inpres tersebut adalah penyelenggaraan sekolah rakyat untuk menjangkau kelompok rentan yang sulit mengakses pendidikan formal," ungkapnya.

Maka dari itu, sebutnya, pemberantasan kemiskinan tidak cukup dengan niat baik, namun harus dimulai dari data yang akurat dan menyatu. Sudah ada inpresnya yaitu tentang DTSEN. "Dengan DTSEN kita tidak lagi menebak penderitaan tapi menjemput keadilan dengan langkah yang pasti," tutupnya. (mcr)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat