Wakapolres Kuansing Alami Patah Tulang Ditabrak Pebalap Liar, Kapolda Riau Jenguk ke Rumah Sakit
Minggu, 18 Mei 2025 - 22:52:32 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Wakapolres Kuantan Singingi (Kuansing), Kompol Novaldi, menjadi korban kecelakaan ditabrakan pebalap liar, Minggu (18/5/2025) dini hari.
Dia mengalami patah tulang pergelangan kaki karena brutala dari pelaku saat penertiban balap liar tersbut.
Hal itu dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, Minggu.
Anom mengatakan, kecelakaan terjadi di depan Markas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuansing. Ketika itu, polisi sedang melaksanakan kegiatan razia balap liar atau Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing, AKBP Angga Febrian Herlambang dimulai sekitar pukul 00.00 WIB dengan apel gabungan personel dari Satreskrim, Satintelkam, dan Satnarkoba.
Tim kemudian bergerak untuk menertibkan aksi balap liar yang marak terjadi di wilayah tersebut. Sejumlah sepeda motor berhasil diamankan, para pelaku balap liar lainnya melarikan diri ke berbagai arah.
"Tidak lama berselang, terdengar suara tabrakan keras antara sepeda motor dan sebuah mobil Toyota Agya berwarna hitam di depan Mako Satlantas," jelas Anom.
Saat personel kepolisian sedang mengamankan lokasi kejadian, sebuah sepeda motor dikenderai Haikal Ramadhan (19), warga Desa Petai, Kecamatan Singingi Hilir menyerempet Novaldi Wakapolres.
Pengendara tersebut, mengalami luka pada siku dan robek di bagian kepala, namun masih dalam keadaan sadar.
"Saat ini pelaku masih jalani perawatan karena alami luka, kita masih mendalami ya," ucap Anom.
Menurut Anom, sepeda motor yang digunakan pelaku merupakan jenis Yamaha Jupiter MX tanpa plat nomor.
"Kendaraan itu dalam kondisi trondol (tidak lengkap secara teknis)," kata Anom.
Saat ini, kasus sedang dalam proses penanganan lebih lanjut oleh aparat kepolisian setempat.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Dr Herry Heryawan menjenguk Wakapolres Kuantan Singingi, Kompol Novaldi di Rumah Sakit Prima, Pekanbaru, Minggu (18/5/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus apresiasi atas keberanian dan dedikasi Wakapolres Kuansing yang tengah menjalankan tugas demi menjaga ketertiban masyarakat.
“Kami sangat prihatin atas insiden ini. Apa yang dialami oleh beliau adalah bukti nyata risiko yang dihadapi setiap anggota kami di lapangan saat menjaga keamanan. Kami doakan beliau segera pulih, dan kami pastikan pelaku akan diproses secara hukum,” tegas Irjen Pol Dr Herry.
Kapolda menegaskan, aksi balap liar adalah pelanggaran serius yang tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga masyarakat umum dan petugas kepolisian. Ia memastikan bahwa Polda Riau dan seluruh jajarannya akan bertindak tegas terhadap segala bentuk aksi ugal-ugalan di jalan raya.
“Jalan raya bukan sirkuit. Siapa pun yang membahayakan keselamatan umum akan kami tindak. Tidak ada toleransi bagi pelaku balap liar yang bersikap brutal dan melawan petugas,” ujarnya.
Meski demikian, Kapolda juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak lagi menjadikan balap liar sebagai bentuk ekspresi diri. Ia membuka ruang dialog untuk mencari solusi bersama, termasuk kemungkinan memfasilitasi wadah resmi penyaluran hobi otomotif secara positif dan terarah.
“Kami tidak menutup mata terhadap potensi anak muda di bidang otomotif. Tapi harus disalurkan di tempat yang benar, bukan di jalan umum. Mari kita jaga keselamatan bersama,” pesannya.
Usai menjenguk, Irjen Pol Dr Herry juga memberikan semangat langsung kepada keluarga dan tim medis yang merawat Wakapolres Kuansing, serta memastikan seluruh kebutuhan perawatan terpenuhi dengan baik. (src)
Komentar Anda :