Warga Bina Widya Ikuti Jumat Curhat Polda Riau, Sampaikan Soal Kemacetan Lalu Lintas
Jumat, 16 Mei 2025 - 11:44:34 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Warga Kelurahan BIna Widya Pekanbaru antusias mengikuti jumat curhat ditaja Polda Riau (16/5/2025) pagi di Kedai Kopi Jalan Melati.
Puluhan masyarakat hadir menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait keamanan, ketertiban, serta masalah lalu lintas di lingkungan mereka.
Acara tersebut dipimpin oleh Wadirlantas Polda Riau AKBP Budi Setiyono yang mewakili Dirlantas Polda Riau, didampingi langsung oleh Plh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau Kompol Pauzi dan dihadiri oleh Para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau dan perwakilan dari satuan kerja (Satker) Polda Riau.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh para pemuka masyarakat, seperti tokoh agama dan tokoh pemuda setempat. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan moral dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan serta mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian.
Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari kemacetan lalu lintas, kurangnya rambu-rambu jalan, hingga pelanggaran pengendara yang sering terjadi di titik-titik rawan.
AKBP Budi Setiyono menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan salah satu wujud nyata dari keterbukaan Polri terhadap suara masyarakat.
"Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk mendengar, tetapi juga untuk mencari solusi bersama. Polantas tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, kami sangat terbuka untuk masukan demi perbaikan pelayanan dan keselamatan berlalu lintas,” ujar Budi.
Kompol Pauzi merespons langsung berbagai keluhan masyarakat dan menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemetaan ulang titik rawan kecelakaan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti keluhan tersebut.
Lebih jauh, Kompol Pauzi juga menekankan peran orang tua dan masyarakat dalam mengatasi kenakalan remaja. Ia mengimbau agar para orang tua aktif memberikan edukasi kepada anak-anak tentang bahaya pergaulan negatif, seperti geng motor, balap liar, dan perilaku remaja berisiko lainnya yang dapat membahayakan diri dan lingkungan.
“Peran serta keluarga dan masyarakat sangat penting untuk membimbing dan mengawasi remaja agar terhindar dari hal-hal yang merugikan, terutama dalam aspek keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Salah seorang warga, Rodiah (42), menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Kami sangat senang dan merasa diperhatikan. Kegiatan ini membuat kami merasa lebih aman, dan kami bisa menyampaikan langsung keluhan terutama terkait kamtibmas maupun kamseltibcarlantas,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan pemberian simbolis berupa Helm standar SNI, tumbler, buku pedoman lalu lintas, serta bibit pohon kepada warga setempat.
Pemberian ini merupakan bagian dari program Polda Riau Green Policing yang bertujuan meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Penyerahan bantuan ini diterima oleh masyarakat dan tokoh setempat. Diharapkan program ini dapat terus mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan kondusif. (rls, sr4)
Komentar Anda :