Pemko Pekanbaru Bakal Bongkar Ruko di Simpang Tobek Godang, Disinyalir Akar Masalah Banjir
Kamis, 10 April 2025 - 21:07:10 WIB
 |
| WaKo Pekanbaru, Agung Nugroho SE saat meninjau proses penanggulangan banjir di sekitar simpang Flyover Jalan Soekarno Hatta- HR Subrantas, Kamis (10/4/2025) |
SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bakal mengambil langkah tegas untuk mengatasi banjir yang yang kerap kali melanda kawasan Simpang Tobek Godang, Jalan HR Soebrantas, Panam.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, dua ruko yang berdiri di atas parit saluran air akan dibongkar karena dinilai menjadi penyebab utama penyempitan parit di kawasan tersebut.
"Dari tinjauan kami, ada dua ruko di lokasi ini yang mempersempit saluran air. Drainase di jalan utama sebenarnya ada, tapi begitu masuk ke gang tempat ruko itu berdiri, parit menyempit drastis. Solusinya ya harus dibongkar," ujar Agung, Kamis (10/4/2025).
Agung menyebut, secara infrastruktur, saluran air di Pekanbaru memang sudah tersedia. Namun, kondisinya saat ini tidak lagi memadai karena tingginya debit air, padatnya sedimen lumpur, dan tumpukan sampah yang menghambat aliran.
"Kami minta masyarakat ada upaya sendiri. Tapi jika tidak juga ada solusi, kami akan tegakkan aturan. Pembongkaran akan dilakukan sesuai prosedur agar banjir tidak terus terjad," tegasnya.
Selain itu, Wako Agung juga meninjau langsung proses penanggulangan banjir di sekitaran simpang Flyover Jalan Soekarno Hatta - HR Subrantas.
Pemko Pekanbaru melalui (PUPR) melakukan pengerukan drainase di sekitar kawasan itu. Tim melakukan normalisasi drainase yang sudah di penuhi sedimen dan sampah.
"Hari ini kita action, sekaligus mencoba mobil penyedot lumpur. Sedimen sudah menghambat, sudah buntu saluran air di Pasar Arengka ini," kata Agung Nugroho usai tinjauan.
Agung juga mengaku, jauh-jauh hari melakukan tinjauan lapangan di sejumlah wilayah Pekanbaru. Ia melihat kondisi wilayah rawan banjir.
Proses sedot lumpur pun dilakukan agar air bisa mengalir dengan baik dalam drainase.
Penanggulangan banjir bakal dilakukan secara bertahap di wilayah rawan banjir. Salah satu yang menjadi atensi di seputaran Flyover Simpang Arengka. Pasalnya setiap hujan turun dengan intensitas tinggi, kawasan itu selalu direndam banjir.
"Nanti di depan Pasar Arengka ini kita akan buka saluran air nya. Kondisinya itu sampah sudah menumpuk, kita minta pengertian ke pedagang untuk mengalihkan tempat jualannya," terangnya.
Drainase yang ada di depan Pasar Arengka alami penyumbatan karena sampah dan ada yang berjualan di atas drainase. Ia meminta pengertian pedagang agar fungsi drainase bisa dikembalikan.
Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Pekanbaru Doddy terkait banjir di Sp Tobek Godang menjelaskan, aliran parit di lokasi tersebut sebenarnya mengarah ke embung Cipta Karya. Namun, karena ukurannya mengecil di tengah jalan, aliran menjadi tersendat.
"Kalau salurannya dibersihkan dan diperbesar, insyaallah banjir bisa dikurangi. Tinggal dilakukan perawatan berkala agar sistem drainase tetap optimal," pungkasnya. (src)
Komentar Anda :