Gelar Aksi di DPRD, BEM se-Riau Tolak RUU TNI dan Kembalinya Dwifungsi ABRI
Kamis, 20 Maret 2025 - 13:53:20 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Mahasiswa dari berbagai kampus di Riau yang tergabung dalam Badan Eksekutif (BEM) se-Riau berunjuk rasa di depan kantor DPRD Riau, Kamis (20/3/2025).
Mereka menolakan Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) yang dinilai berpotensi menghidupkan kembali dwifungsi ABRI seperti masa orde baru.
Saat beorasi salah satu perwakilan massa aksi menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah.
"Kami kecewa. Revisi ini hanya untuk kepentingan mereka, bukan rakyat. Dulu, TNI adalah tempat kami mengadu, tapi sekarang kami kecewa," ujarnya.
Mereka juga mempertanyakan urgensi revisi UU TNI, mengingat masih banyak undang-undang lain yang lebih mendesak untuk dibahas.
"Masih banyak persoalan lain yang lebih penting untuk diselesaikan. Mengapa RUU TNI dikebut," tanyanya.
Salah satu peserta aksi juga menyoroti potensi ancaman jika dwifungsi ABRI kembali diterapkan.
"Akan sangat menakutkan jika TNI kembali masuk ke jabatan sipil. Hari ini saja, Dirut Bulog dijabat oleh Mayjen TNI. Apa urgensinya? Apa kepentingannya?" tegasnya.
Mahasiswa menegaskan, perjuangan mereka tidak akan berhenti di sini. "Perjuangan ini akan terus menghantui mereka yang ingin menghidupkan kembali dwifungsi ABRI. Kami akan terus mengawal isu ini," seru salah satu orator.
Aksi ini berlangsung damai, unjuk rasa berjalan tertib. Hingga berita ini ditulis, sekitar pukul 13.30 Wib belum ada tanggapan resmi dari pihak DPRD Riau terkait tuntutan mahasiswa tersebut. (src)
Komentar Anda :