Dua Siswa SMP di Pekanbaru Nekat Lempar Kapolsek Bukit Raya dengan Petasan
Minggu, 02 Maret 2025 - 18:04:13 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Dua siswa SMP di Pekanbaru berinisial RA (15) dan RH (15) nekat melempar Kapolsek Bukit Raya Kompol Syafnil, Minggu (2/3/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
Atas perbuatanya tersebut
Ia lantas diamankan polisi. Dua siswa ini melempar Kapolsek saat dilakuka razia balap liar bersama lima anggota polisi di depan SMK Negeri Pertanian Provinsi Riau, di Jalan KH Nasution, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Kompol Syafnil mengungkap, aksi pelemparan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menghadang ratusan pengendara yang tengah melakukan balap liar di area tersebut. "Mereka tidak terima dengan razia yang dilakukan," ujar Kompol Syafnil.
Tidak hanya menggunakan petasan, kedua pelajar ini juga melempari petugas dengan paralon yang dimodifikasi menjadi petasan. Selain itu, mereka juga menembakkan sinar laser ke pengendara yang melintas.
"Tindakan itu sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas," tambah Kompol Syafnil.
Menyikapi tindakan tersebut, petugas mengejar kedua pelaku dan berhasil mengamankan mereka. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa kedua pelaku masih berstatus pelajar SMP dan berusia di bawah umur.
"Mereka sudah dipulangkan ke orang tua setelah membuat surat pernyataan yang berisi janji untuk tidak mengulangi perbuatannya," jelas Kompol Syafnil.
Sebelumnya, dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif saat Ramadhan, Polsek Bukit Raya bersama Satlantas Polresta Pekanbaru melaksanakan Patroli Asmara Subuh.
Patroli ini bertujuan untuk menindak balap liar, kendaraan dengan knalpot brong, serta kelompok pemuda yang berkumpul di jalanan yang dapat meresahkan masyarakat.
Patroli yang dipimpin Kompol Syafnil bersama Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP I Made Juni Artawan, berhasil mengamankan 21 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dan tidak dilengkapi surat kendaraan.
Kompol Syfnil menegaskan, patroli ini merupakan upaya preventif untuk mengurangi angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat selama bulan Ramadhan.
"Kami berharap dapat mencegah aksi balap liar dan kejahatan jalanan yang meresahkan warga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dan melaporkan potensi gangguan keamanan," pungkasnya. (src)
Komentar Anda :