Disambut Pj Gubri di Bandara SSK II, Jenazah WNI Korban Penembakan Malaysia Dimakamkan di Rupat
Rabu, 29 Januari 2025 - 19:59:14 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Jenazah Basri (54), Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ditembak oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) tiba di Pekanbaru, Provinsi Riau, sekitar pukul 16.00 Wib Rabu (29/1/2025).
Kedatangan jenazah disambut oleh Pj Gubernur Riau Rahman Hadi di Bandara SSK II Pekanbaru. Korban selanjutnya dibawa ke kampung halamannya, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, untuk dimakamkan.
Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu, mengatakan jenazah korban diterbangkan dari Kuala Lumpur ke Pekanbaru menggunakan maskapai AirAsia AK429.
Selain disambut Pj Gubri, juga hadir Wakapolda Riau Brigjen Adrianto Jossy Kusumo, Sekretaris Dirjen Perlindungan KP2MI Brigjen Pol Dayan Victor Imanuel Blegur, Direktur Reintegrasi dan Penguatan Keluarga KP2MI Hadi Wahyuningrum, serta Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha.
Jenazah langsung dibawa ke Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, untuk proses pemakaman. Perjalanan akan ditempuh selama empat jam.
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha, menyampaikan duka cita mendalam kepada pihak keluarga korban.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum Basri dan kita doakan mendapat tempat yang baik di sisi-Nya," kata Judha.
Judha menegaskan, sejak awal Kemenlu telah melakukan berbagai upaya untuk menangani proses pemulangan jenazah agar dapat diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sekretaris Dirjen Perlindungan KP2MI, Brigjen Pol Dayan Victor Imanuel Blegur, menyebut proses pemulangan jenazah dari Malaysia ke Indonesia berjalan dengan lancar.
Perwakilan pihak keluarga, Izrai yang ikut menyambut jenazah juga menyampaikan ucapan terimaksih atas lancarnya pemulangan jenazah anggota keluarganya tersebut. Diakuinya, pihaknya juga tidak mengetahui pekerjaan apa yang dilakukan korban di Malaysia.
"Kami sudah lama tidak bertemu, dia ini tinggalnya sendiri juga karena anak-anaknya sudah merantau semua. Kami tidak tahu apa pekerjaannya. Kami dapat kabar ada peristiwa penembakan itu Jumat juga dari media. Jenazah akan kami makamkan malam ini juga," ujarnya.
Seperti diberitakan, peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat (24/1/2025) sekitar pukul 03.00 pagi waktu setempat di perairan sekitar Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.
Tidak hanya Basri, empat PMI lainnya juga menjadi korban penembakan. Korban lain selamat dan mendapatkan perawatan medis di Hospital Idris Shah Serdang. (src, rri)
Komentar Anda :