Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Sosial Budaya
Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, MUI: Itu Cara Terselubung Usir Penduduk Palestina
Rabu, 22 Januari 2025 - 07:58:43 WIB
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis.

SULUHRIAU- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis dengan tegas menolak usulan tim Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk merelokasi warga Gaza ke Indonesia.

KH Cholil Nafis menjelaskan bahwa ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, baik dari sisi kemanusiaan maupun hak politik rakyat Palestina.

Menurutnya, masalah Palestina tidak hanya soal relokasi atau bantuan kemanusiaan, tetapi lebih kepada pengakuan terhadap hak mereka atas tanah air mereka.

“Ini kan baru rencana dari tim transisinya Donald Trump, dilihat apakah memungkinkan kalau direlokasi ke Indonesia. Saya dan kami di MUI tidak setuju,” ujar Kiai Cholil dikutip dari diskusi di acara Catatan Demokrasi tvOne, Selasa (21/1/2025).

Ia menambahkan, tidak hanya masalah teknis yang perlu dipertimbangkan, tetapi juga keinginan dan hak-hak rakyat Gaza itu sendiri. “Masalahnya, orang Palestina yang ada di Gaza juga belum tentu mau keluar dari tanah air mereka. Mereka mencintai tanah mereka, meskipun kondisi di sana sangat sulit,” katanya.

Ia menekankan pentingnya untuk memahami bahwa tanah Gaza adalah tanah air mereka yang sudah diakui oleh dunia, dan hal ini harus dihormati. Pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza ke negara lain, seperti Indonesia, bukanlah solusi yang tepat.

“Jika kita berbicara soal kemanusiaan, tentu kita ingin membantu mereka. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa membantu mereka untuk tetap bertahan di tanah air mereka, yang telah lama mereka perjuangkan. Mereka tidak ingin pergi, mereka ingin tinggal di sana, meskipun dalam kondisi yang sangat berat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kiai Cholil menyebut bahwa rencana relokasi ini bisa jadi merupakan bentuk bahasa halus untuk niat yang lebih buruk, yaitu mengusir rakyat Palestina dari tanah air mereka.

"Apa yang bisa mereka dapatkan jika mereka pergi dari tanah air mereka sendiri? Tanah yang mereka cintai, yang mereka anggap sebagai tempat suci mereka. Tanah air mereka itu harus dihormati. Relokasi ini bisa jadi hanya merupakan upaya terselubung untuk mengusir mereka dari tanah Palestina,” ungkapnya.

Selain itu, Kiai Cholil juga menyoroti kondisi warga Palestina yang tengah menghadapi berbagai bentuk kekerasan dan ancaman di wilayah mereka.

"Faktanya, mereka diserang, mereka bertahan dengan segala cara meskipun mereka tahu risiko yang mereka hadapi. Bahkan setahun lebih, anak-anak dan orang tua di Gaza menjadi korban serangan. Ini adalah kenyataan yang tidak bisa dipungkiri,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa meskipun ada niat baik untuk membantu, kenyataannya masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan di Palestina, dan bukan hanya dengan relokasi. Rakyat Palestina tidak bisa dipaksa untuk meninggalkan tanah mereka, karena hal tersebut menyangkut hak asasi manusia mereka.

“Sejarah mencatat bahwa mereka sudah berada di sana sejak zaman dahulu. Tanah mereka sudah diakui dunia sebagai tanah Palestina. Tidak bisa begitu saja kita suruh pergi hanya karena alasan kemanusiaan. Mereka mencintai tanah airnya, mereka berjuang untuk tetap tinggal di sana,” pungkasnya. (sio, src)




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat