Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
19 Januari Hari Agama Sedunia: Apa Itu?, Berikut Sejarah dan Latar Belakang
Minggu, 19 Januari 2025 - 13:45:44 WIB
Foto Instagram

SULUHRIAU- World Religion Day atau Hari Agama Sedunia jatuh pada hari Minggu, 19 Januari 2025. Hari Agama Sedunia diperingati setiap hari Minggu pekan ketiga di bulan Januari.

 Sehingga tanggal peringatannya berbeda-beda setiap tahunnya.
Berikut ini serba-serbi peringatannya:

Apa Itu Hari Agama Sedunia?

Hari Agama Sedunia merupakan pengingat akan perlunya keharmonisan dan saling pengertian di antara agama-agama dan sistem kepercayaan.

Pada hari ini, komunitas dari berbagai agama memiliki kesempatan untuk berkumpul dan mendengarkan satu sama lain, serta merayakan perbedaan dan kesamaan yang dibawa oleh percampuran budaya dan agama.

Sejarah dan Latarbelakang

Dalam sejarahnya, peringatan Hari Agama Sedunia telah dirayakan sejak tahun 1950. Namun, menurut laman National Today, konsep perayaannya telah dimulai sejak beberapa tahun sebelumnya. Di Portland, Maine, Majelis Spiritual Nasional Kepercayaan Bahá'í menyelenggarakan sebuah ceramah di Eastland Park Hotel pada Oktober 1947, yang berpuncak pada keputusan untuk merayakan acara tahunan, yang saat itu dikenal dengan nama World Peace Through World Religion atau Perdamaian Dunia Melalui Agama-Agama.

Pada tahun 1949, acara ini mulai dirayakan di berbagai daerah di Amerika Serikat dan menjadi semakin populer.

Barulah pada tahun 1950, acara ini dikenal sebagai World Religion Day atau Hari Agama Sedunia (sampai saat ini) dan diumumkan secara resmi oleh Majelis Spiritual Nasional Baha'i Amerika Serikat.

Hari ini menjadi momen untuk berbicara tentang agama-agama di dunia dan pentingnya membangun dan menjaga keharmonisan di antara mereka.

Mengingat konsep awal perayaan Hari Agama Sedunia ini merupakan gagasan dari orang-orang dari Kepercayaan Bahá'í, ada baiknya mengeksplorasi tentang apa itu kepercayaan ini dan menelusuri akar sejarahnya.

Sebagai sebuah agama, Bahá'í pertama kali muncul di Persia (Iran modern) pada tahun 1800-an. Prinsip inti dari kepercayaan ini adalah keyakinan monoteistik, percaya pada satu tuhan, dan bahwa aspek spiritual dari semua agama di dunia ini berasal dari tuhan yang satu ini. Prinsip utama lainnya adalah keyakinan akan kesetaraan bawaan semua manusia. (dtc)


Editor: Yasmin




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat