Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sport
Didepak dari Pelatih Timnas, Janji STY yang Tidak Kesampaian: Belajar Bahasa Indonesia
Selasa, 07 Januari 2025 - 20:53:01 WIB
Shin Tae-yong (Foto: Ant)

SULUHRIAU - Shin Tae-yong sempat berjanji mau belajar bahasa Indonesia. STY sudah didepak dari Timnas Indonesia, apa daya janjinya itu sepertinya tidak kesampaian.


PSSI dan Shin Tae-yong resmi berpisah pada Senin (6/1/2025). Shin diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Sedianya, Shin Tae-yong baru mendapat perpanjangan kontrak di akhir Juni 2024 kemarin.

STY sudah mencatatkan beberapa prestasi, seperti membawa Timnas Indonesia naik 48 tingkat di ranking FIFA dan menembus ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

STY pun sudah mencuri hati para pecinta sepakbola tanah air. Lebih dari itu, pria berusia 54 tahun itu juga sudah jadi bintang iklan di Indonesia.

Akan tetapi selama sekitar lima tahun di Indonesia, Shin Tae-yong belum juga pandai berbahasa Indonesia. Dirinya sih, sempat berjanji mau belajar!

"Saya mohon maaf tidak bisa bahasa Indonesia, tetapi ke depannya saya akan belajar bahasa Indonesia karena akan berada di sini hingga 2027," kata Shin Tae-yong kepada wartawan di Mei kemarin.

Selama ini, Jeong Seok Seo alias lebih akrab disapa Jeje, menjadi penerjemah STY. Pun STY sudah didepak dari kursi Timnas Indonesia, mungkin janjinya mau belajar bahasa Indonesia juga tidak kesampaian.

Penyebab PSSI Pecat Shin Tae-yong

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut salah satu penyebab Shin Tae-yong dipecat karena merasa perlu ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang lebih disepakati.

Kemudian, Erick Thohir juga menyoroti komunikasi dan implementasi program dari pelatih Timnas Indonesia. Hal ini yang menyebabkan akhirnya Shin Tae-yong terdepak dari kursi pelatih Timnas Indonesia.

“Kita melihat perlu adanya pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang tentu lebih sepakati oleh para pemain, komunikasi lebih baik, dan implementasi program yang lebih baik,” kata Erick Thohir di sesi konferensi pers, dikutip Senin (6/1/2025).

“Pak Mardji (manajer Timnas Indonesia) sudah bertemu pelatih Shin Tae-yong tadi pagi. Surat menyuratnya akan diproses dan kerja sama telah berkahir dan kami ucapkan terima kasih,” lanjut Erick Thohir.

Pengumuman Shin Tae-yong resmi dipecat dari kursi pelatih Timnas Indonesia disampaikan langsung Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Informasi ini disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan di Menara Danareksa Ruangan Aryanusa Ballroom 1 Lantai 2, Jakarta, Senin (6/1/2025).

Sebelum keputusan ini diambil, nasib Shin Tae-yong ramai disorot usai Timnas Indonesia gagal di Piala AFF 2024. Di ajang itu, skuad Garuda tersingkir terhenti di fase grup.

Pada ajang Piala AFF 2024 sendiri, Timnas Indonesia memang diprediksi takkan bisa melangkah jauh. Sebab, mereka hanya mengandalkan pemain muda dengan rataan usia 20,3 tahun. (dtb, okz, src)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat