Rabu, 19 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Natuna
Cega Kenakalan Remaja, Kaspol PP Natuna Tekankan Pentingnya Peran Keluarga
Juma, 27 September 2024 - 07:05:30 WIB
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Irlizar

SULUHRIAU, Natuna- Kenakalan remaja semakin menjadi perhatian serius diberbagai wilayah di Indonesia tak terkecuali di wilayah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri.

Sejumlah kasus seperti tawuran, balap liar,, hingga perilaku vandalisme terus meningkat. Hal ini tentunya menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, pendidik dan orangtua.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol -PP) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Irlizar kepada media ini saat ditemui di ruang dinasnya, Rabu, (25/9/2024) menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab terjadinya kenakalan terhadap kaum remaja, diantaranya, kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh lingkungan, paparan media sosial dan krisis identitas dan emosi.

"Banyak remaja yang merasa kurang perhatian dan pengawasan dari orang tua. Kebutuhan akan dukungan emosional dan bimbingan sering kali tidak terpenuhi, sehingga remaja mencari pelarian melalui perilaku negatif," jelasnya.


 


Mungkin gambar 7 orang dan jalan

Irlizar menerangkan, faktor lingkungan yang buruk juga berpengaruh terhadap perubahan perilaku anak-anak.

Menurutnya lingkungan pergaulan yang buruk, seperti teman sebaya yang memiliki perilaku menyimpang, dapat mempengaruhi remaja untuk terlibat dalam tindakan-tindakan negatif. Lingkungan sekolah yang kurang kondusif juga berperan dalam meningkatkan risiko kenakalan remaja.

"Selain itu, media sosial dan internet sering kali menjadi alat bagi remaja untuk meniru tindakan-tindakan yang tidak sesuai. Akses bebas terhadap konten kekerasan, pornografi dan pergaulan bebas tanpa filter bisa menjadi pemicu kenakalan terhadap remaja," terangnya.

Dari prilaku di atas, tambah Irlizar banyak remaja yang terlibat dalam kenakalan berisiko mengalami penurunan prestasi akademik, bahkan putus sekolah. Ini tentu berdampak pada masa depan mereka, terutama dalam hal kesempatan kerja dan pengembangan karir.

Tak hanyak berpengaruh terhadap penurunan akademik, anak-anak yang terlibat dalam kenakalan seperti tawuran atau pencurian, dapat menyebabkan remaja harus berhadapan dengan hukum. Ini berdampak pada catatan kriminal yang akan menyulitkan mereka di masa depan.

Selain dampak sosial, kenakalan juga mempengaruhi perkembangan psikologis remaja. Mereka bisa kehilangan rasa percaya diri, menumbuhkan rasa bersalah yang mendalam, hingga mengalami gangguan mental akibat tindakan negatif yang mereka lakukan.

"Remaja yang pernah terlibat dalam kenakalan sering kali dicap negatif oleh lingkungan sekitarnya. Stigma sosial ini dapat menghambat proses integrasi kembali ke masyarakat, sehingga remaja tersebut semakin sulit untuk memperbaiki diri," terangnya.

Untuk menekan dan mencegah kenakalan remaja, Irlizar menyebutkan harus ada upaya yang serius dari berbagai pihak, seperti peningkatan peran keluarga, penguatan pendidikan karakter di sekolah, pembatasan akses terhadap konten negatif di media sosial, serta pemberdayaan remaja melalui kegiatan positif.


Mungkin gambar 2 orang, sepeda Motor, skuter dan jalan


"Orangtua perlu lebih aktif dalam memberikan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Komunikasi yang baik antara orang tua dan remaja sangat penting untuk mendengarkan dan memahami masalah yang dihadapi remaja," sebutnya.

Selain itu, sekolah perlu lebih aktif dalam memberikan pendidikan karakter dan moral kepada para siswa. Program-program yang mendidik tentang empati, disiplin dan tanggung jawab dapat membantu remaja lebih mengenal nilai-nilai positif.

"Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga, seni dan keterampilan teknis bisa menjadi solusi untuk menyalurkan energi remaja ke hal-hal yang lebih produktif dan membangun.

Dengan kerjasama dari berbagai pihak, diharapkan kenakalan remaja dapat ditekan, sehingga generasi muda Natuna dapat tumbuh menjadi individu yang berkarakter baik dan memiliki masa depan cerah," harapnya. (Adv, zul)




 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat