Senin, 17 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Natuna
Kehadiran Geopark Natuna Wariskan Budaya Lokal di Tengah Keindahan Alam
Kamis, 26 September 2024 - 15:11:13 WIB
Icon Wisata Kabupaten Natuna, Geopark yang menawarkan keindahan alamnya

SULUHRIAU, Natuna - Kabupaten Natuna, yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau, tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga kekayaan budaya yang kental.

Sebagai bagian dari jaringan Geopark, Natuna telah menjadi destinasi ekowisata yang penting di Indonesia.

Namun, di balik daya tarik alam yang meliputi hamparan karst, pantai-pantai indah dan kekayaan laut, Geopark Natuna juga berperan dalam pelestarian budaya lokal yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Ketua Harian Geopark Natuna, Basri kepada media ini saat ditemui di rumah dinasnya, Kamis, (26/9/2024) mengatakan, menjelaskan Geopark Natuna merupakan bagian dari inisiatif global UNESCO yang bertujuan untuk melindungi situs geologi penting serta mengintegrasikan pelestarian alam dan budaya


"Dalam upaya menjaga kelestarian budaya, Geopark Natuna menjadi pusat perhatian karena kekayaan adat dan tradisi yang diwarisi dari nenek moyang suku Melayu, sebagai penduduk asli wilayah ini," katanya.


Mungkin gambar 1 orang
Basri, Ketua Harian Geopark Natuna


Basri menambahkan, berbagai upaya pelestarian budaya terus dilakukan, salah satunya adalah melalui penyelenggaraan festival budaya lokal. Festival ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi wisatawan, tetapi juga sebagai bentuk pendidikan dan promosi kebudayaan kepada generasi muda.

"Kesenian tradisional tersebut seperti dendang piwang, mendu, tari zapin, gasing, alu, serta permainan rakyat khas Natuna yang kerap dipentaskan dalam berbagai acara," kata Basri.

Di samping itu, kerajinan tangan dan kuliner tradisional turut menjadi sorotan dalam pengembangan Geopark Natuna. Pengrajin lokal yang masih mempertahankan metode pembuatan kerajinan tradisional, seperti anyaman pandan dan ukiran kayu, menjadi bagian penting dari pelestarian budaya.


Mungkin gambar samudera, pantai dan cakrawala


Sejalan dengan Basri, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Hadisun mengatakan saat ini keberadaan Geopark Natuna membawa dampak positif dalam pelestarian budaya masyarakat Natuna.

Hadisun menyebutkan, Geopark dan Kebudayaan merupakan satu hal yang tak dapat terpisahkan karena kebudayaan merupakan salah satu faktor pendukung dalam aktivitas Geopark itu sendiri.

"Berbagai Ivent kebudayaan yang kita gelar, selalu menampilkan logo Geopark Natuna. Tentunya itu lah wujud bahaw Geopark dan Kebudayaan tak dapat terpisahkan," sebutnya.


Dalam mendukung aktivitas Geopark tambah Hadisun, tentunya bukan hanya kebudayaan yang bersifat pergelaran berbagai event, tetapi juga menyentuh kepada pelestarian kuliner khas Natuna.


Mungkin gambar 9 orang
"Begitu pula dengan kuliner khas Natuna, seperti makanan laut yang dimasak dengan bumbu rempah khas Melayu, silong, pedek dan tabel mando,menjadi daya tarik tersendiri yang memperkaya pengalaman wisatawan," imbuhnya.

Geopark Natuna tidak hanya sekadar tempat untuk menikmati alam, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaga keberlanjutan budaya yang telah menjadi identitas masyarakat setempat. Pelestarian budaya di kawasan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa kekayaan adat istiadat dan warisan leluhur tetap terjaga di tengah arus modernisasi yang terus berkembang.

"Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat lokal dan komunitas internasional, Geopark Natuna tidak hanya akan terus berkembang sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga sebagai pusat pelestarian budaya yang berkelanjutan," tutup Hadisun. (Adv, zul)




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat