Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Kampus UMRI Jadikan Ekoriparian Ikonik Edukasi Sebagai Bentuk Kepedualian Lingkungan
Rabu, 28 Agustus 2024 - 22:44:51 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kampus di Pekanbaru yang menjadikan Ekoriparian sebagai Ikonik baru kepedulian terhadap masyarakat dalam upaya dan turut berperan mewujudkan program untuk menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan.

Kedua kampus itu disulap menjadi ekoriparian atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ramah lingkungan serta memberi ruang edukasi bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Ekoriparian merupakan program pengelolaan sempadan sungai dan badan air lainnya yang dilengkapi dengan pembangunan infrastruktur hijau pengelolaan air limbah dan juga sebagai pusat pemberdayaan dan edukasi masyarakat.

Langkah ini sekaligus merupakan bagian dari komitmen PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam menjaga kelestarian lingkungan, bebas limbah serta memberikan edukasi kepada masyarakat Riau terkait cara mengelola RTH yang nyaman untuk semua orang.

Selain itu, ekoriparian di dua kampus di  Kota Pekanbaru dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Riau melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM binaan kampus UMRI dan Unilak, berupa makanan ringan dipasarkan di kafe-kafe.

Hal ini saat rombongan awak media berkesempatan menyaksikan ekoriparian halaman kampus utama UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru.

Ekoriparian di UMRI mampu mengolah air limbah untuk mengurangi beban air sungai serta mengolah kotoran ternak, dan sampah organik, melalui proses biodigester untuk diolah menjadi gas.

Wakil Rektor III UMRI, Jufrizal, berharap kontribusi UMRI mewujudkan ekoriparian yang menjadi program kolaborasi kampus ini bersama PHR dan KLHK ini dapat mengurangi pencemaran lingkungan serta penyediaan air bersih.

"Kita apresiasi PHR dan KLHK, kita berharap UMRI jadi role model bagi civitas akademika," tuturnya.

Analyst Performance PHR, Priawansyah, menjelaskan program ekoriparian yang saat ini diterapkan di UMRI merupakan program kolaborasi PT PHR dan KLHK, bersama UMRI.

"Tujuan utama yakni mengurangi beban air sungai dan memberi edukasi kepada masyarakat," jelas Priawansyah.

Program Ekoriparian juga dapat meningkatkan perekonomian di sekitar UMRI. Di halaman depan kampus UMRI berdiri kafe yang ramah lingkungan yang cocok dijadikan sebagai tempat untuk diskusi antar mahasiswa maupun masyarakat umum.

Dekan FMIPA UMRI, Prasetya, mengatakan UMRI juga mengubah sampah organik yang telah diproses secara biodigester menjadi gas alami, lalu disalurkan sebagai produk UMKM.

"Gas tersebut dapat digunakan 3-5 jam," tambah Dekan FMIPA UMRI, ungkap Prasetya.

Lanjut Prasetya, Ekoriparian UMRI dilengkapi Penampung Air Hujan (PAH) berupa tower, yang kemudian diresapi ke tanah. Kemudian, mengendap dan digunakan untuk menyirami tanaman di sekitar ekoriparian UMRI. (kim)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat