Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Diterkam Harimau di Area PT SAS Sungai Apit, Kepala Pekerja Putus
Kamis, 18 Juli 2024 - 06:06:56 WIB

SULUHRIAU, Siak- Seorang pekerja PT SAS, Yosania Zega kepalanya putus diterkam harimau tak jauh dari camp mereka di Perkebunan PT. SAS Kp Penyengat, Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/7/2024) sekitar pukul 20.30 Wib. Kejadian itu saat pria 43 tahun tersebut ke belakang camp untuk buang air kecil.

Tak lama berselang, rekan-rekannya di camp mendengar suara minta tolong. Sehingga, salah seorang temannya mendekati sumber suara.

Kapolsek Sungai Apit, AKP Rinaldi Situmeang, Rabu (17/7/2024), mengatakan, saksi pertama yang melihat kepala dan tubuh korban terpisah adalah Ilham Sinaga, rekannya sesama pekerja.

“Saksi ini sempat melihat korban diseret Harimau ke dalam kebun sawit,” terang AKP Rinaldi.

“Akibat serangan harimau tersebut kepala berpidlsah dengan badan," tegas kata Kapolsek AKP Rinaldi Situmeang.

Melihat temannya dalam kondisi tersebut, Ilham panik, dan langsung manggil temannya untuk ikut mencari Yosania yang dibawa harimau ke dalam kebun sawit.

“Sekitar lebih kurang 20 meter di belakang belakang camp, saksi menemukan korban dalam kondisi kepala dan badan yang sudah terpisah dan tubuh korban di evakuasi ke camp,” ujar AKP Rinaldi.

Pada Rabu (17/7/2024) sekitar pukul 10.00 Wib, pihak keluargapun menjemput jasad korban untuk dikebumikan.

Sekitar pukul 10.00 WIB jasad korban baru dapat dipindahkan dari camp ke kantor divisi PT. SAS,” jelas Rinaldi.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, pihaknya, sebut Rinaldi, bersama Pemerintah Kecamatan Sungai Apit telah meminta bantuan tim dari BBKSDA Provinsi Riau untuk melakukan pengamanan satwa liar di Kp Penyengat .

Rinaldi menceritakan, tim gabungan menemukan beberapa hambatan untuk mencapai lokasi di antaranya sulitnya menjangkau medan, di lokasi juga tidak ada sinyal.

Selanjutnya, kawasan dan areal PT SAS merupakan daerah yang masih terdapat binatang buas harimau yang sangat membahayakan manusia.

Pihaknya menyimpulkan, korban tewas akibat diterkam binatang buas harimau di areal perkebunan PT SAS Kp Penyengat pada malam hari yang gelap.

Sebagai bentuk pencegahan peristiwa serupa terjadi, personel Bhabinkamtibmas Kp Penyengat menyampaikan kepada pihak perkebunan agar tidak melakukan aktifitas pekerjaan di malam hari.

Selain itu, pihak perusahaan juga diminta melakukan kegiatan jaga malam diseputaran area camp pekerja. “Kami juga telah berkoordinasi dengan Kabid Wil 2 BKSDA Prov Riau. Dan rencananya hari ini tim mereka akan turun ke lokasi kejadian untuk melakukan tindakan lanjut,” sebut Rinaldi.

Kapolres Siak, lanjut Rinaldi, juga memerintahkan pihaknya untuk berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk menambah penerangan di area luar camp, dan melakukan pengawasan terhadap karyawan untuk tidak beraktivitas keluar camp di malam hari.

“Kami juga menghimbau perusahaan untuk sistim kerja berkelompok di area perkebunan,” pungkas Rinaldi. (src)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat