Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Opini
Musim Hujan, Banjir Jadi 'Momok' Warga Kota Pekanbaru
Minggu, 09 Juni 2024 - 13:46:46 WIB
Irham Khairi

JIKA bulan-bulan musim penghujan yang identik seperti Oktober, November dan Desember, atau di bulan lainnya, bagi warga Kota Pekanbaru Provinsi Riau suatu keadaan yang membuat tidak nyaman dan merisaukan.

Ini karena Pekabaru selalu terkena banjir di musim-musim hujan tersebut. Persoalan banjir di Kota Pekanbaru ini sangat miris, seakan menjadikan 'hantu' (momok) yang menakutkan bagi warga kota ini.

Bukan hanya takut karena rumahnya saja yang terendam, tetapi warga yang sedang berada di kantor, tengah di Kampus, di sekolah, di jalan dan tempat lainya memikirkan susahnya pulang ke rumah, karena jalan-jalan yang akan dilewati juga akan terendam bak laut tumpah ke darat. Kota Pekanbaru yang diberikan julukan "Bertuah" berubah menjadi kota "berkuah"

Nah, sebenarnya topografi Kota Pekanbaru menurut para ahli, beberapa wilayah lebih rendah dari permukaan laut.  Namun, tentu saja bukan ini menjadi alasan, kalau masalah banjir di Kota Pekanbaru tidak diatasi oleh Pemerintah dalam hal ini Pemko Pekanbaru ataupun Pemrov Riau mengingat Pekanbaru ibu Kota Provinsi Riau.

Karena banyak cara bisa dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Pekanbaru. Sayang sekali hal ini dinilai belum maksimal dilakukan.

Hal ini banyak alasan menjadi faktor penyebabnya, misalnya anggaran seret, sehingga minim dana untuk penanganan banjir ini.

Namun, di sisi lain, diakui atau tidak, penuntasan masalah banjir di Pekanbaru, tidak bisa hanya dibebankan penanganannya kepada pemerintah saja, tapi juga peran warga kota ini dengan menjaga lingkungan, tidak membuang sampah ke aliran sungai atau anak sungai, drainase dan parit-parit lingkungan.

Nah, ini juga lah salah satu dilema, karena masyarakat juga belum sepenuhnya berperan dalam menjaga lingkungan masing-masing,  sehingga banjir tidak pernah teratasi di Pekanbaru ini. Padahal, jika bergerak dan satu persepsi dalam hal ini tidak ada yang mustahil, bisa diatasi.

Pemerintah tentu juga menyadari hal ini, karena menyangkut hajat orang banyak. Betapa banyak rumah warga terendam, tidak ada konpensasi dari pemerintah atas kerusakan perabot rumah dan sebagainya.

Semestinnyalah ke depan Pekanbaru berkaca dalam penanganan kota ini, terutama hal perbaikan drainase seperti dilakukan banyak kota di Indoenesia dan dunia dengan memanfaatkan seefektif dan seefisien mungkin APBD yang ada setiap tahunnya yang didukung dengan sumber daya yang ada.

Jika ini dilakukan, banjir yang menjadi momok yang menakutkan bagi warga kota ini akan sirna, wargapun tenteram dan nyaman menghuni Kota Pekanbaru milik mu, milik ku dan milik kita semua. Semoga (*)
___________
Penulis: Irham Khairi, Mahasiswa Fisipol UIR, Prodi Ilmu Pemerintahan (NPM: 237310364).




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat