Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Resmi, Kasal TNI Muhammad Ali Sandang Gelar Adat Sebagai Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa
Rabu, 05 Juni 2024 - 12:28:10 WIB
Suasana penobatan Kasal TNI Laksamana TNI Dr H Muhammad Ali SE MM MTr Opsla, gelar Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa dari LAMR, Rabu (5/6/2024).

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr H Muhammad Ali SE MM MTr Opsla, resmi menyandang gelar Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Rabu (5/6/2024).

Penganugerahan gelar adat kepada pria berbintang empat tersebut setelah melalui proses pengarakan dan penabalan oleh Ketua Majlis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H Marjohan Yusuf. Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan tanjak sebagai tanda kebesaran adat.

Kemudian berturut-turut pemasangan selempang oleh Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) diwakili Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur.

Pemasangan keris oleh Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil. Kemudian, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansyar Ahmad yang turut hadir sekaligus memasangkan kalung adat.

Prosesi gelar adat kemudian dilanjutkan dengan pemberian tepuk tepung tawar kepada Tuan Laksamana Muhammad Ali beserta istri Fera Muhammad Ali.

Diawali dengan para petinggi kerapatan adat, para keturunan Sultan dari berbagai kerajaan di Riau. Kemudian Kapolda Riau Datuk Seri Jaya Perkasa Muhammad Iqbal. Kajati Riau Daruk Sri Lela Junjungan Negeri serta tokoh masyarakat dan agama.

Mantan Gubernur Riau HM Rusli Zainal dan mantan Wali Kota Pekanbaru Firdaus juga tanpak terlihat hadir menyaksikan penganugerahan gelar gelar adat kepada Laksamana Muhammad Ali.

Sebagai informasi, pemberian gelar diberikan LAM Riau karena melihat kepemimpinan tuan Laksamana Muhammad Ali, dinilai berprestasi oleh institusi TNI sepanjang tugasnya. Dimana setidaknya ada 22 penghargaan bintang tanda jasa dari pemerintah dan institusi TNI yang diberikan.

Disebutkan Lembaga Adat Melayu Riau sepatutnya berbangga hati karena semenda/pertalian keluarga orang Melayu, meniti karir di angkatan laut diketahui Kasal pernah bertugas sebagai Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Dumai dan Komandan di Perairan Indonesia Bagian Barat (Pangkoarmada I).

Kemudian pernah juga mendapatkan amanah sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I hingga mencapai puncak karir tertinggi di TNI Angkatan Laut yaitu sebagai Kepala Staf Angkatan Laut.

Ada pun alasan lain tidak kalah pentingnya yang menjadi pertimbangan adalah Tuan Laksamana Muhammad Ali, menikah dengan Fera Muhammad Ali. Yaitu perempuan yang lahir di tanah Melayu, tepatnya kelahiran Tarempa, Kepulauan Riau.

Setelah melalui prosesi penganugerahan adat, Tuan Laksamana Muhammad Ali  berhak menyandang gelar adat selama masa hidupnya dan berhak dipanggil dengan sapaan kehormatan Datuk Seri.

Frasa "Datuk", berhulu kepada Bahasa Sansekerta, yang maknanya adalah orang yang mulia. Seorang Datuk, adalah seorang pemimpin utama ditengah masyarakat. Gelar kehormatan ini tidak hanya dipakai di Riau, tapi juga di berbagai Kawasan rumpun Melayu.

Setelah kata Dato/Datuk, diikuti dengan kata Seri. Kata ini memiliki arti kilau cahaya dalam diri yang muncul ke permukaan, atau aura positif.

Sehingga Datuk yang penuh Seri, mempunyai arti seorang pemimpin yang menjalankan amanah yang terpikul dipundaknya dengan cara berbuat sesuai dengan ketentuan sang pencipta, serta menjalankan kepemimpinannya sesuai dengan perjanjian kepemimpinan dan kaidah-kaidah kemanusiaan yang universal.

Sementara kata “Segara” dalam frasa “Segara Utama Setia Wangsa” tidaklah memiliki arti yang tunggal. Secara harpiah, kata itu berarti “Air atau Lautan”, atau secara maknawi, memiliki arti, tentang sesuatu, atau seseorang yang memiliki kedalaman nilai dalam diri, memiliki kekuatan besar bak gelombang yang bergulung-gulung.

Sementara kata “Wangsa”, dalam takrif Melayu, khususnya jika ditelisik dalam naskah Melayu kuno, memiliki arti “Bangsa”, sebuah kesatuan dari komunitas kaum atau bani, yang berhimpun dalam satu wilayah tanah dan pemerintahan, yang konteks hari ini, dapat diartikan sebagai bangsa dan negara yang tercinta, Republik Indonesia.

Oleh karenanya, seseorang yang “Setia Wangsa” akan meletakkan kecintaan dan kesetiaan kepada bangsa dan negara, mengatasi kecintaan kepada diri sendiri dan kelompoknya.

Jasa seseorang tentu tidak hanya dilihat secara kasat mata seperti pemberian benda tertentu. Jasa dapat dipandang dari sudut penjagaan kelautan kepulauan Melayu dan Indonesia umumnya.

Peradaban kebudayaan Melayu melalui masyarakatnya dapat berkembang sebab laut sebagai tempat masyarakat Melayu mencari kehidupan. Melalui pertahanan dan keamanan laut, nelayan bisa melaut, melalui pertahanan dan keamanan laut pula jalur peredaran narkoba bisa ditekan.

Selain itu Tuan Laksamana Muhammad Ali, secara pribadi banyak pula membantu dan mempermudah masyarakat Melayu, khususnya masyarakat Melayu di Dumai dalam memenuhi kebutuhan ekonominya. (mcr)






 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat