Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Hasil Rekernas, Perguruan Tinggi Islam Swasta se-Indonesia Serukan Moral Demokrasi dan Pemilu Bermar
Sabtu, 18 November 2023 - 15:31:53 WIB

TERKAIT:
 
 

SULUHRIAU, Pekanbaru- Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta se-Indonesia (BKSPTIS) mengeluarkan Seruan Moral Demokrasi dan Pemilu yang Bermartabat.

Seruan moral ini sebagai ajakan kepada pihak-pihak terkait dan wujud rindu BKSPTIS akan kedewasaan bangsa dalam berdemokrasi.

Seruan moral tersebut merupakan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dilaksanakan di kampus Universitas Islam Riau (UIR) selama dua hari, Jumat-Sabtu (17-18/11/2023).

Ada Tujuh seruan moral yang dikeluarkan Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam se-Indonesia (BKSPTIS) usai Rakernas, Sabtu (18/11/2023).

Diantaranya meminta penyelenggara negara agar menjaga netralitas dan tidak melibatkan mesin birokrasi dan sumber daya publik untuk mendukung kontestan tertentu, serta mendesak semua elemen bangsa untuk menghindari kecurangan dan menjunjung
tinggi sportivitas.

"Demokrasi bermartabat adalah prasyarat terwujudnya kehidupan berbangsa dan bernegara yang sehat. Hal ini dapat dicapai dengan menjaga iklim kebebasan berpendapat, menegakkan keadilan, menghargai keragaman, dan menjunjung kesetaraan," kata Ketua Umum BKSPTIS Prof Fathul Wahid ST MSc PhD membacakan seruan moral.

Prof Fathul Wahid mengatakan, peran serta seluruh elemen bangsa mutlak diperlukan agar proses demokrasi tetap berjalan dengan inklusif dan menutup pintu terbentuknya oligarki kekuasaan.

Selain itu, pemilihan umum (pemilu) serentak pada tahun 2024 mendatang menjadi momentum untuk dirayakan oleh segenap anakbangsa dan sekaligus menjadi ujian kedewasaan berdemokrasi di Indonesia.

Berikut seruan moral yang dikeluarkan BKSPTIS hasil Rakernas di Riau yang ditandatangani Ketua Umum, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D dan Sekretaris Umum, Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., M.C.L:

1. Mendorong kontestan dan penyelenggara pemilu untuk senantiasa menjaga kejujuran dan mengedepankan integritas.

2. Meminta penyelenggara negara agar menjaga netralitas dan tidak melibatkan mesin birokrasi dan sumber daya publik untuk mendukung kontestan tertentu.

3. Mendesak semua elemen bangsa untuk menghindari kecurangan dan menjunjung tinggi sportivitas.

4. Mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan persatuan dan kesatuan di atas kepentingan kelompok/golongan yang mengabaikan kepentingan bangsa
Indonesia.

5. Menyeru masyarakat sipil untuk secara kolektif berpartisipasi aktif dalam pengawasan praktik berbangsa dan bernegara yang konstitusional dan menuju pada kesejahteraan sosial yang berkeadilan.

6. Mengajak seluruh pemilih untuk menggunakan hak pilihnya sebagai upaya mendapatkan wakil rakyat dan pemimpin bangsa yang terbaik.

7. Mengimbau anggota BKSPTIS untuk terlibat aktif dalam inisiatif pengawasan penyelenggaraan pemilu dan melakukan edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran berbangsa.

Sebelumnya Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla sekaligus Ketua Dewan Penasehat Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta se-Indonesia (BKSPTIS) melantik kepengurusan BKSPTIS masa amanah 2023-2027 yang diketuai oleh Prof Fathul Wahid ST MSc PhD, Jumat (17/11/2023), di Ruang Auditorium lantai IV Gedung Rektorat UIR.

Jusuf Kalla dalam kesempatan itu mengajak pihak Universitas yang tergabung dalam BKSPTIS agar mendorong generasi muda untuk terjun dalam dunia bisnis. Untuk terjun dalam dunia usaha tak harus memiliki latar belakang sarjana ekonomi maupun bisnis.

"Kita butuh para Rektor, Profesor untuk memberikan dorongan. Fakultas apapun dapat menjadi pengusaha,” ujar Jusuf Kalla.

JK menjelaskan bahwa, perguruan tinggi harus menghidupkan semangat dan minat berusaha para generasi muda. Ini dapat dilakukan melalui pelatihan maupun program magang.

“Agar usaha maju, tentu kita harus memiliki kemampuan yang didapat melalui semangat dan pendidikan,” terangnya.

Di era persaingan bisnis yang semakin ketat, agar bisnis yang kita miliki dapat lebih unggul, maka perlu adanya efisiensi. Baik efisiensi waktu maupun efisiensi harga dalam memproduksi barang maupun jasa.

“Apa yang baik dan murah kita (konsumen) beli. Itulah hukum tingkat persaingan suatu bisnis dan itu tidak dapat kita hindari. Artinya kita harus belajar efisiensi dan kecepatan,” jelas Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla menuturkan, jika sejak dini generasi bangsa tidak disiapkan untuk bersaing dalam dunia usaha, maka ekonomi Indonesia cepat atau lambat akan dikuasai oleh negara lain.

“Apabila kita tidak bersaing, tidak maju, maka kita akan terkuasai. Kita harus melawannya dengan upaya, teknologi dan kemampuan bisnis kita,” pungkasnya. (src)





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat