Selasa, 25 Juni 2024
1.301 Jamaah Haji 2024 Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Tak Berizin | Termasuk Kabupaten Kampar, MenPAN-RB Resmikan 15 MPP Se Indonesia | UMRI Resmikan Fakultas Kedokteran, Gerbang Lancang Kuning dan Gedung Mahmud Marzuki Tower | UMRI Hadirkan Pimpinan Perguruan Tinggi 6 Negara, Bahas Peran Muhammadiyah untuk Semesta | Dua Oknum Satpol PP Pekanbaru Dipecat Kerena Terbukti Peras Nenek 66 Tahun di Cipta Karya | Dewan Kehormatan PWI Minta Ketum Tuntaskan Pelaksanaan Sanksi Kasus UKW BUMN
 
Politik
Bawaslu Riau Gelar Rakor Sinergitas Bersama Media: Sama-sama Awasi Pemilu 2024

Politik - - Selasa, 14/11/2023 - 20:08:38 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Media salah satu elemen yang dapat mengawasi tahapan pemilu 2024. Maka peran media sangat dibutuhkan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat pembaca.

Demikian atara lain disampaikan Tenaga Ahli Bawaslu RI Ronald Michael
Manoach
saat menjadi nara sumber dalam kegiatan ditaja Bawaslu Riau "Rapat Koordinasi Sinergitas Bawaslu Riau dalam publikasi dan Pemberitaan pada Tahapan Kampanye Pemilu 2024".
Riau bersama media Selasa, (14/11/2023) Premiere Hotel.

Menurut Ronald, media sangat mempengaruhi psikologi dan sosial masyarakat, sehingga media dalam mengawasi dan menulis berita  terkait pemilu perlu menulis dengan benar, memberikan edukasi kepada masyarakat pembaca.

Ia mencontohkan terjadinya kerusuhan Pilkada di Papua beberapa waktu lalu dimana Ronald  sebagai anggota KPU daerah setempat. "Itu juga tidak lepas dari informasi yang menyesatkan," katanya.

Dia menambahkan, kolaborasi media ini nantinya akan membuat masyarakat cerdas, baik sebagai peserta pemilu seperti caleg dan lainya. Dengan adanya edukasi media nanti akan membangun perdaban dengan demokrasi.

"Keberadaan media akan memunculkan tingkat kedewasaan berpolitik bagi anak bangsa. Jika awal proses pemilu kacau maka hasil pemilu dalam perpolitikan bangsa akan kacau. Maka media harus berada pada fungsi dalam pengasawasannya. Mari awasi pemilu ini," ajaknya.

"Mari kita jaga pelaksanaan pemilu, 2024 agar menghasilkan pemimpin- pemimpin yang berkualitas," tambahnya.

Ia berharap kepada Bawaslu Riau untuk tetap menggandeng media dalam melaksanakan pengawasan pelaksanaan pemilu 2024 mendatang, demi terciptanya pemilu yang damai dan harmonis.

Pada acara rapat koordinasi bersama media ini, bawaslu ini selain menghadirkan Tenaga Ahli Bawaslu RI sebagai nara sumber dari KPU Riau, juga Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru Syarief Dayan dan Neni Nurhayat dari DEEP Indonesia.

Sedangkan Syarif Dayan Pemred Tribun Pekanbaru mengatakan, sinergitas bawaslu ke depan memang harus perlu terus dibangun secara baik. Ia pun mengajak, media menyajikan berita berkaitan dengan pemilu sesuai dengan KEJ, menulis dengan fakta dan berimbang, sehingga pembaca dan lembaga terkait bisa mendapat informasi dengan benar.

Acara dibuka langsung Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal. Dalam sambutannya Alnof mengatakan, peran penting media sangat besar terhadap pengawasan dalam pemilu.

 Pengaruh media dinilai menjadi salah satu bagian dari pengawasan pemilu yang lebih besar pengaruhnya terhadap publik.

"Pengaruh media sangat besar terhadap pengawasan pemilu, salah satu contoh, jika seseorang menyerahkan bantuan jika diberitakan ramai-ramai media maka penyerahan bantuan itu akan menjadi viral. Sebaliknya, jika banyak orang menyerahkan bantuan tanpa pemberitaan media, maka penyerahan bantuan itu tidak akan viral dan tidak tahu publik. Hal ini juga berlaku dalam pengawasan pemilu demi terwujudnya pemilu damai," ujar Alnofrizal.

Direktur Democracy and Electoral  Empowerment Partnership (DEEP), Neni Nur Hayati, selaku narasumber yang berlangsung  secara virtual, menjelaskan, saat ini tahapan pemilu sudah memasuki tahapan puncak. Untuk itu Bawaslu harus bekerja keras.

Pengawasan tahapan kampanye pemilu 2024 merupakan branding issu di tengah msyarakat. Maka reputasi Bawaslu sangat di tunggu dalam membangun peradaban sebuah bangsa, ujarnya.

Menurutnya, situasi politik di Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik, tetapi citra Bawaslu masih tertinggi sejak dimulainya Tahapan Pemilu 2024.

"Baik buruknya pelaksanaan demokrasi adalah hasil komunikasi publik dari Bawaslu. Maka kedekatan Bawaslu dengan media sangat dibutuhkan, karena yang paling dominan memberikan informasi kepada masyarakat," terangnya.

Dalam acara tersebut juga berlangsung sesi tanya jawab yang dipandu  Moderator dari bawaslu. (sr3)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved