Selasa, 25 Juni 2024
1.301 Jamaah Haji 2024 Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Tak Berizin | Termasuk Kabupaten Kampar, MenPAN-RB Resmikan 15 MPP Se Indonesia | UMRI Resmikan Fakultas Kedokteran, Gerbang Lancang Kuning dan Gedung Mahmud Marzuki Tower | UMRI Hadirkan Pimpinan Perguruan Tinggi 6 Negara, Bahas Peran Muhammadiyah untuk Semesta | Dua Oknum Satpol PP Pekanbaru Dipecat Kerena Terbukti Peras Nenek 66 Tahun di Cipta Karya | Dewan Kehormatan PWI Minta Ketum Tuntaskan Pelaksanaan Sanksi Kasus UKW BUMN
 
Tanjung Pinang-Kepri
Reses di Desa Selaut, Anggota DPRD Natuna Marzuki Tampung Sejumlah Aspirasi Masyarakat

Tanjung Pinang-Kepri - - Selasa, 07/11/2023 - 08:01:08 WIB

SULUHRIAU, Natuna -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna Marzuki, SH dari Partai Gerindra, Daerah Pemilihan (Dapil) III melaksanakan reses di Desa Selaut, Kecamatan Bunguran Barat, Senin (6/11/2023).

Reses ini merupakan reses ke-3 Tahun Anggaran 2023 bagi anggota  DPRD Natuna. Masyarakat setempatpun menyampaikan berbagai persoalan di wilayah mereka ke anggota DPRD Natuna yang reses tersebut.

Marzuki, yang juga Ketua Komisi II DPRD Natuna itu menyampaikan, bahwa pada reses yang ke-3 tahun  ini memilih lokasinya di Desa Selaut yang merupakan bagian dari Kecamatan Bunguran Barat, karena ada berbagai persoalan pembangunan di wilayah itu.

“Kita pilih reses di Desa Selaut karena disini ada beberapa persoalan penting diperhatikan. Seperti pembangunan," katanya, Senin (6/11/2023).

Ia mengatakan, seperti diketahui di desa ini ketika musim angin Utara mengalami gelombang yang sangat tinggi, sehingga dibutuhkan penahan gelombang atau ombak yang terbuat dari batu atau pun kubus.

Mungkin gambar 2 orang dan teks

Sekretaris DPC  DPC Gerindra Natuna ini juga menjelaskan, yang paling menyedihkan lagi kondisi pelabuhan di Desa Selaut ini, sudah sangat perlu direvitalisasi karena bangunannya telah dimakan usia, dikhawatirkan roboh.

“Selain kondisi pelabuhan yang, ternyata ada lagi keberadaan Puskesmas Pembantu (pustu) yang juga bangunannya memprihatinkan dan perlu segera direhab. Dari informasi disampaikan masyarakat di desa ini, sudah tidak bisa lagi digunakan, karena kondisi atap dan plafonnya sangat memprihatinkan, tidak layak untuk ditempati,” jelas Marzuki.

“Apa yang disampaikan oleh masyarakat ini tentunya di tampung dan akan dikoordinasikan kepada Pemerintah Kabupaten Natuna, agar beberapa usulan tersebut bisa terealisasi di tahun yang akan datang,” tambah Marzuki.

Mungkin gambar 10 orang dan teks yang menyatakan 'MASA RESES III DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEM NATUNA TAHUN ANGGARAN 2023 DAERAH PEMILIHAN III (TIGA) DAPIL NI'

Kegiatan reses Marzuki yang merupakan calon legislatif DPRD Provinsi Kepulauan Riau pada pileg 2024 nanti, sedikit berbeda di lakukan. Kegiatan reses di rumah penduduk, tapi tetap menghadirkan perangkat desa.

“Kenapa saya undang perangkat desa, ini supaya tidak ada jarak antara rakyat dan wakilnya. Kalau dilaksanakan di gedung pertemuan terkadang banyak subtansi persoalan yang tidak tersampaikan, karena ada rasa sungkan dan lain sebagainya,” pungkas Marzuki. (Adv, zul)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved