Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Bukti Instagram-Facebook Tak Netral Soal Israel-Palestina
Senin, 06 November 2023 - 09:31:29 WIB
Foto: Meta (REUTERS)
TERKAIT:

SULUHRIAU - Sejumlah media sosial dipertanyakan posisinya menghadapi konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina saat ini. Termasuk Meta yang terbukti tidak netral.

Keadaan media sosial memang memanas sejak perang dimulai 7 Oktober 2023 lalu. Bahkan para pengguna saling serang hingga seruan boikot pada setiap pendukung.

Sementara itu, induk perusahaan Facebook, Instagram, dan WhatsApp menunjukkan beberapa kali sinyal tidak netral dalam konflik tersebut. Berikut beberapa buktinya:

1. Instagram Sebut Orang Palestina Sebagai Teroris

Sebuah laporan menyebutkan beberapa akun yang menggunakan kata Palestina diartikan sebagai teroris. Salah satunya dialami oleh pengguna Instagram bernama @khanman1996.

Di bionya dia menuliskan dirinya merupakan orang Palestina dengan bendera Palestina dan kata Alhamdulillah dalam bahasa Arab. Namun saat diterjemahkan, muncul terjemahan bahasa Inggris yang berbunyi: "Alhamdulillah, teroris Palestina berjuang untuk kebebasan mereka".

Pihak Meta juga telah buka suara terkait hal ini. "Kami dengan tulus meminta maaf atas hal ini terjadi," kata Meta, dikutip BBC.

2. Postingan Palestina Dihilangkan

Postingan terkait Palestina disebut sengaja dihilangkan. Laporan sejumlah pengguna Instragram menyebutkan konten pro-Palestina di-shadow banned oleh platform.

Unggahan di Stories disebut punya penayangan lebih sedikit dibandingkan lainnya. Akun mereka juga sulit ditemukan dalam fitur pencarian.

Sementara itu Meta menjelaskan terdapat bug yang memengaruhi Stories. Perusahaan meyakinkan jika masalah ini bukan terkait dengan isi konten yang diunggah pengguna.

3. Mark Zuckerberg Sebut Hamas Jahat

Bos Meta itu buka suara soal situasi tersebut dalam unggahan Instagram Storiesnya. Zuckerberg mengatakan serangan Hamas sangat jahat.

"Serangan teroris yang dilakukan Hamas sangat jahat. Tidak ada pembenaran apapun melakukan aksi terorisme pada orang yang tidak bersalah," tulisnya, dikutip dari NDTV.

Dia juga mengatakan fokusnya pada keselamatan karyawannya dan keluarga di Israel serta kawasan tersebut. Akun resmi Israel di X mengucapkan terima kasih untuk postingan Zuckerberg itu.

4. Foto Anak Palestina Pegang Senjata

The Guardian mencatat terdapat perbedaan penggambaran antara anak Palestina dan Israel dalam fitur di WhatsApp, Create AI Sticker. Saat mencari kata Palestinian, Palestine, atau Muslim boy Palestinian, yang muncul adalah anak laki-laki dengan senjata.

Hasil ini berbeda jika mencari Israeli Boy, yang memunculkan karakter kartun tengah bermain bola atau membaca. Sementara permintaan pencarian dengan kata kunci 'Israel Army' menghasilkan tentara yang tersenyum dan berdoa tanpa adanya senjata. (bbc, ncbc)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat