Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Forkopimda Kampar Bahas Penanganan Karhutla dan Dampaknya
Senin, 09 Oktober 2023 - 17:28:55 WIB

SULUHRIAU, Kampar- Forum Komunikasi Pimpinan Daerag (Forkopimda) Kampar menggelar rapat pembahasanan penaganan dan dampaknya, Senin (9/10/2023).

Hadir Pj Bupati Kampar Firdaus, Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Kampar, Senin, (9/10/2023).

Rapat digelar di Aula Sanika Setyawada Polres Kampar yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Kampar dihadiri juga oleh Kepala BMKG Sta Klim Kelas IV Tambang Kampar, Ayi Sudrajat.

Kabag Ops Polres Kampar Kompol Meitertika, memaparkan kerawanan Karhutla serta mulainya parahnya Karhutla di wilayah Kabupaten Kampar.

"Untuk daerah yang paling tinggi tingkat rawan Karhutla berda di wilayah, Polsek Tapung Hulu, Bangkinang Kota, Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir, Polsek Tambang dan Polsek Kampar," jelas Kabag Ops

Faktor penghambat penanganan karhutla di Kabupaten Kampar yaitu keterlambatan informasi yang di dapat oleh tim penanganan karhutla, selain faktor tersebut juga faktor sulitnya ketersediaan sumber air di lokasi penanganan karhutla.

Untuk di Polres Kampar sudah menerapkan sistem rayonisasi untuk menangani Karhutla jika terjadi karhutla di suatu tempat. "Yang perlu diperhatikan dalam penanganan Karhutla ini yaitu pembuatan embung dan kanal bloking serta peralatan yang lengkap untuk penanganan Karhutla," jelasnya

Polres Kampar sudah jauh hari menghimbau kepada pemilik lahan agar dalam mengelola lahan dengan cara tidak membakar dan jika terjadi karhutla kita Polres Kampar akan melakukan penegakan hukum.

"Polri sendiri memiliki aplikasi Dasboard Lancang Kuning yang bisa mendeteksi titik hotspot dan agar kita semua bisa mendownload aplikasi tersebut," jelas Meitertika.

Selanjutnya Kepala Pelaksana BPBD Kampar Agustar, mengatakan, mereka sudah melakukan kesiap-siagaan penanganan Karhutla seperti sudah melakukan kegiatan mitigasi

"Memang dalam penanganan karhutla ini BPBD Kampar belum memiliki dana darurat untuk menangani Karhutla tetapi kita tetap saling bersinergi dalam menanggulangi Karhutla dan kami berharap kita saling bersatu padu dalam penanganan Karhutla ini baik dari instansi pemerintah maupun perusahaan - perusahaan yang berada di wilayah Kampar ini," harap Agustar.

Sementara Kepala BMKG Sta Klim Kelas IV Tambang Kampar Ayi Sudrajat, menyampaikan bahwa saat ini di Indonesia khususnya kita di Riau dalam tiga tahun terakhir kasus karhutla sangat minim karena dampak fenomena La Nina (kebalikan fenomena El Nino).

"Sekarang ini mulai dari bulan September 2023 Karhutla di Riau Karhutla meningkat disebabkan faktor fenomena El Nino," jelasnya.

Berdasarkan prediksi BMKG untuk fenomena El Nino Puncaknya di Riau bulan September 2023 dan Oktober 2023 sehingga untuk awal bulan November 2023 Riau dan seluruh wilayah di Indonesia sudah mulai turun hujan.

"BMKG mempunyai peralatan yang mendukung citra satelit untuk memantau kondisi di lapangan dan memiliki alat ukur curah hujan sebanyak 152 titik di Riau," terangnya.

Ditambah Ayi, perlu di ketahui bahwa ada perbedaan antara hotspot (titik panas) dan hotfire (titik api). Karena itu perlu diverifikasi apakah titik tersebut terdapat titik api atau tidak.

"Perlu juga diketahui penyebab asap agak tebal di Riau walaupun minim karhutla dikarenakan sekarang angin sedang berhembus dari selatan ke Utara yang menyebabkan asap dari karhutla diwilayah selatan pulau Sumatera terbawah angin ke Riau," pungkasnya

PJ. Bupati Kampar Firdaus mengatakan, sudah didengar
penyampaian dari Kabag Ops, Kalaksa BPBD dan Kepala BMKG tadi terkait masalah mapping kerawanan karhutla serta mitigasi dalam penanganan Karhutla.

"Disini kami sebagai pemerintah daerah selalu menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar agar jika membuka lahan tidak dengan cara dibakar," jelasnya

Kita menghimbau kepada seluruh Camat, kepala Desa agar menghimbau kepada masyarakatnya untuk turut serta dalam mencegah dan menanggulangi karhutla. Pemerintah daerah nanti akan menghimbau dan meminta kepada perusahaan untuk membuat embung, kanal bloking maupun sumur bor serta peralatan yang lengkap untuk menangani Karhutla,"katanya.

"Agar Kalaksa BPBD mengecek peralatan yang dimiliki Kampar apakah masih fungsional atau tidak dan nanti kita akan hidupkan kembali organisasi masyarakat peduli api dengan tujuan bagaimana karhutla bisa ditanggulangi di wilayah Kabupaten Kampar," tegasnya.

Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja berterimakasih kepada seluruh undangan yang hadir pada kesempatan rapat anev pada hari ini.

"Kami berharap dengan rakor ini dapat menjadi hal yang positif kedepannya dan dapat mencari solusi dal menangani Karhutla ini," ungkapnya.

Secara nasional karhutla ini sudah menjadi atensi Nasional karena memang sudah beberapa Provinsi yang sudah terjadi karhutla yang parah.

Kita tidak boleh menganggap remeh dampak Karhutla ini tidak hanya masalah kesehatan juga dapat menjadi isu internasional yang dapat menghambat penerbangan nasional maupun internasional tidak menutup kemungkinan juga jika sudah parah nantinya masalah ekspor impor negara kita akan terganggu oleh karhutla ini.

"Alhamdulillah untuk tahun ini di Kabupaten Kampar untuk penanganan Karhutla terbaik di Prov. Riau di tengah keterbatasan yang ada. Dan memang dalam penanganan Karhutla ini kunci utamanya selain pencegahan yaitu sumber air," jelas Kapolres.

Berdasarkan fakta di lapangan dalam penanganan Karhutla memang masih banyak kekurangan terutama dari segi peralatan dan anggaran, oleh karena itu dalam rakor ini semoga kita mendapatkan solusi bagaimana baiknya dalam menanggulangi Karhutla ini.

Terkait penegakan hukum, pihak  Polres Kampar mengalami kesulitan dalam hal pembuktian baik saksi yang melihat secara langsung dan siapa pemilik lahannya.

"Sekali lagi kami menghimbau agar kita semua saling bersinergi antar semua instansi, perusahaan maupun organisasi masyarakat untuk saling peduli, saling berkomitmen, himbau dan berikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dan dampak dari karhutla," harap Kapolres. (hpk)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat