Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Bikin Geger, 75.000 Tenaga Kesehatan AS Mogok Kerja-Berunjuk Rasa
Kamis, 05 Oktober 2023 - 11:45:35 WIB
Tenaga kesehatan AS mogok kerja dan berunjuk rasa memprotes bayaran rendah dan beban kerja terlampau besar (Reuters)

SULUHRIAU- Puluhan ribu tenaga layanan kesehatan di Amerika Serikat (AS) melakukan mogok kerja massal dan berunjuk rasa saat ketidakpuasan dalam sektor buruh terus berlanjut di negara tersebut.

Aksi mogok kerja ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar pada sektor ini dalam beberapa tahun terakhir.

Seperti dilansir AFP, Kamis (5/10/2023), mogok kerja oleh lebih dari 75.000 tenaga kesehatan yang berlangsung selama tiga hari sejak Rabu (4/10/2023) waktu setempat itu terjadi saat melonjaknya inflasi yang mendorong aksi industri di berbagai wilayah AS, mulai dari aktor-aktor Hollywood hingga para pekerja otomotif di Detroit.

Puluhan tenaga kesehatan yang mogok kerja itu merupakan pekerja pada Kaiser Permanente, organisasi layanan kesehatan nirlaba terbesar di AS.

Para tenaga kesehatan yang berunjuk rasa di Los Angeles pada Rabu (4/10/2023) waktu setempat mengatakan mereka dibayar rendah dan mendapatkan beban kerja terlalu besar atau overworked.

"Sejak pandemi melanda, kami kehilangan banyak anggota dan kami tidak pernah mengembalikan mereka. Dan sekarang kita berada di tepi jurang, kita berada di jurang yang curam," tutur seorang teknisi sinar-X, Armando Velasco, kepada AFP.

Seorang perawat bernama Kathy Lozoya menuturkan bahwa biaya hidup yang meroket di wilayah California bagian selatan membuat kehidupan semakin sulit.

"Kaiser Permanente melaporkan keuntungan miliaran dolar, jadi yang kami minta dari para CEO Kaiser adalah membagikan keuntungan tersebut dengan para pekerja garis depan. Yang kami minta hanyalah kontrak yang adil agar kami bisa hidup," ujarnya.

Rekan perawat lainnya, Scarleth Rocha, mengatakan dirinya khawatir kekurangan staf tidak akan baik bagi para pasien di rumah sakit.

"Bekerja dalam shift 12 jam, bekerja dengan 26 pasien per satu perawat tidaklah ideal, dan tidak aman bagi para perawat untuk bekerja dengan banyak pasien di satu tempat," sebutnya.

Kaiser Permanente yang berlokasi di California, Colorado, Oregon dan negara bagian Washington diperkirakan akan terkena dampak mogok kerja selama tiga hari tersebut. Sejumlah kecil pekerja di Washington DC dan Virginia dilaporkan akan mogok kerja selama 24 jam.

Juru bicara Kaiser Permanent mengatakan kepada wartawan bahwa pembicaraan terus berlanjut dengan serikat pekerja. Sang juru bicara mengklaim bahwa 'beberapa kesepakatan mengenai ketentuan tertentu telah dicapai' dengan Koalisi Serikat Pekerja Kaiser Permanente.

Dia menambahkan bahwa para perunding siap untuk bertemu sepanjang waktu 'sampai kita mencapai kesepakatan yang adil dan setara'.

Koalisi Serikat Pekerja Kaiser Permanent menyebut aksi mogok kerja ini menjadi yang terbesar oleh para pekerja kesehatan dalam sejarah AS. Mereka menegaskan tuntutan kenaikan gaji dan perlindungan terhadap subkontrak dan outsourcing tenaga kerja.

Serikat pekerja bahkan mengancam akan melakukan aksi mogok kerja lebih lanjut pada November mendatang 'jika Kaiser terus melakukan praktik perburuhan yang tidak adil'.

Sumber: detik.com
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat