Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Tokoh Reformasi Prof Amin Rais Minta Pemerintah Batalkan Proyek Eco City di Rempang
Selasa, 19 September 2023 - 15:19:24 WIB

SULUHRIAU, Batam- Tokoh reformasi Indonesia Prof Dr Amien Rais meminta pemerintah membatalkan proyek Rempak Eco City di Pulau Rempang, Batam.

Permintaan dengan alasan bahwa proyek ini dinilai terlalu kontroversi.
"Saya minta pemerintah membatalkan proyek ini. Untuk apa proyek besar jika pada akhirnya menyengsarakan rakyat," katanya.

Pernyataan itu disampai Amien Rais dalam pertemuan dialog dengan masyarakat Rempang di Mesjid Sembulang, Senin (18/9/2023) sore.

Amien Rais sengaja mendatangi masyarakat Rempang untuk memberi semangat kepada mereka agar kuat dalam menghadapi perjuangan mempertahankan kampung halamannya.
     
Menurut Amien Rais, pembangunan harus untuk kemaslahatan masyarakat. Jika malah menyengsarakan masyarakat, sebaiknya dihentikan.
     
"Apa lagi kita tahu kampung-kampung tua di Rempang ini sudah dihuni sejak lama, berabad-abad silam. Tentu memiliki nilai sejarah dan peradaban yang panjang. Jangan begitu mudah menggusur," ujarnya.
     
Amien Rais juga mempertanyakan proyek seperti apa yang diberi laluan oleh rezim ini sehingga mampu menguasai satu pulau yang luasnya hampir 17 ribu hektare.
     
"Apa lagi saya mendapat informasi yang berubah-ubah dari pemerintah. Kabar terbaru menyebut tidak sekaligus penggusuran 16 kampung tua. Tahap pertama tiga kampung saja dulu, dan lahan yang diperlukan 2.000 hektare. Ini menunjukkan pemerintah tidak siap," tambahnya.
   
Karena itulah, kata Amien Rais, proyek ini dibatalkan saja dulu, ditata ulang, sehingga tidak merugikan masyarakat.
     
Amien Rais juga memuji sikap masyarakat Rempang yang menyatakan tidak anti-investasi, tapi jangan menggusur pemukiman mereka.
     
Pada peetemuan itu beberapa warga Rempang menyampaikan keluh-kesah mereka kepada Amien Rais.

"Terima kasih Pak Amien karena mau menengok kami yang tengah dalam kesusahan. Selama ini kami hanya bisa melihat Bapak di televisi, sekarang kami dapat bertemu langsung. Tolong kami Pak Amien. Kami tidak mau direlokasi," kata seorang ibu menyampaikan keluh kesahnya.
                
Jangan Menekan Masyarakat
     
Pada kesempatan dialog itu Amien Rais juga meminta kepada pihak aparat keamanan agar jangan menekan masyarakat.
     
"Biarlah masyarakat membuat pilihan mereka. Jangan dipaksa-paksa," kata Amien.
     
Namun, di sisi lain, Amin Rais juga minta masyarakat tidak terlalu menyalahkan aparat di lapangan.
    
"Bapak ibu harus tahu, bapak-bapak aparat ini hanya menjalankan perintah dari atasannya. Atasannya pula mendapat perintah dari atasannya lagi. Begitu seterusnya. Jadi mereka hanya menjalankan perintah," ujar mantan Ketua MPR RI dan Ketua PP Muhammadiyah ini. (rls)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat