Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Ini Biang Kerok Harga Telur-Daging Ayam 'Menggila'
Selasa, 11 Juli 2023 - 09:34:43 WIB
Ilustrasi, harga telur naik

SULUHRIAU- Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan penyebab melonjaknya harga daging dan ayam.

Seperti diketahui, harga daging ayam dan telur saat ini memang sedang melonjak gila-gilaan.

Bahkan, di beberapa wilayah Indonesia, termasuk DKI Jakarta, harga daging ayam ras melonjak bahkan tembus Rp50 ribu per kg dan telur ayam berkisar Rp32-33 ribu per kg.

Ternyata, kata dia, kenaikan harga saat ini efek domino anjloknya harga sejak akhir tahun 2022.

"Ya memang akhir-akhir ini (harga sembako) agak naik sedikit ya. Pertama ayam dan telur, kalau layer stabil. Kenapa? Karena ayam dan telur ini sudah hampir berbulan-bulan harganya di bawah harga patokan.

Seharusnya Rp27.000-28.000 (per kg), sampai Lebaran kemarin masih Rp28.000, Rp26.000, Rp25.000 (per kg)," kata Zulhas.

"Sehingga pengusaha telur rugi, akibatnya apa? Indukannya dipotong, dijual agar produksi telurnya berkurang, ini butuh waktu. Begitu berkurang kan harga jadi naik," tambahnya.

Penyebab serupa, jelas Zulhas, terjadi pada harga daging ayam.
"Nah ayam itu kita sudah beri harga patokan , Rp36.000-Rp38.000, kemarin mulai Tahun Baru, Natalan, sampai Lebaran, Rp32.000 per kg. Berarti rugi kan? Penggemuk ayam itu rugi," katanya.

"Apa yang terjadi? Ada cutting namanya, telur belum matang dia matiin, akibatnya suplai berkurang. Suplai berkurang, otomatis, permintaan tetap harga jadi naik
Itu yang terjadi, saya kita perlu waktu," jelas Zulhas.

Karena itu, Zulhas kemudian memprediksi, harga daging dan telur ayam akan kembali normal setidaknya dalam sebulan ke depan.

"Mungkin sebulanan lah, induknya ini kan tumbuh lagi, bertelur lagi. Ya saya kira (akhir Juli), sebelum akhir Juli sudah," katanya.

Seperti diketahui, pemerintah lewat Badan Pangan Nasional (Bapanas) menetapkan harga acuan sejumlah bahan pangan, termasuk daging dan telur ayam.

Dengan menetapkan Harga Acuan Pembelian di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen Komoditas Kedelai, Bawang Merah, Cabai Rawit Merah, Cabai Merah Keriting, Daging Sapi/Kerbau, dan Gula Konsumsi.

Ditetapkan Kepala Badan pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi pada 20 Desember 2022. Peraturan tersebut berlaku mulai tanggal diundangkan, 20 Desember 2022.

Sumber: Economic Update CNBC Indonesia
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat