Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Israel Tiba-Tiba 'Dukung' Pemerintahan Palestina, Ada Apa?
Senin, 10 Juli 2023 - 09:38:03 WIB
Foto: (REUTERS)

SULUHRIAU - Kabinet Keamanan Israel mengadopsi deklarasi untuk "mencegah runtuhnya Otoritas Palestina" sambil menuntut diakhirinya "aktivitas anti-Israel".

Hal tersebut diungkapkan kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Minggu (9/7/2023).

Pemungutan suara oleh para menteri Israel, yang tidak menyertakan rencana khusus, terjadi beberapa hari setelah serangan militer besar-besaran di kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki yang menewaskan 12 warga Palestina serta satu tentara Israel.

Sebelumnya, Pemerintah sayap kanan Netanyahu pada Januari mengumumkan serangkaian sanksi terhadap Otoritas Palestina pimpinan Mahmud Abbas, yang secara nominal menguasai sebagian Tepi Barat, atas desakan agar pengadilan tinggi PBB mengeluarkan pendapat penasehat tentang pendudukan Israel.

Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh mengatakan pada saat itu sanksi Israel ditujukan untuk "mendorong Otoritas Palestina ke tepi, secara finansial dan kelembagaan" dan bagian dari "perang baru melawan rakyat Palestina".

Kabinet keamanan Israel pada Minggu memilih rancangan keputusan yang diajukan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang mengatakan "Israel akan bertindak untuk mencegah runtuhnya Otoritas Palestina," kata kantor perdana menteri dalam sebuah pernyataan, dilansir AFP.

Deklarasi tersebut juga menghadirkan serangkaian tuntutan kepada Otoritas Palestina untuk "menghentikan aktivitas anti-Israelnya di arena hukum-diplomatik internasional" serta "hasutan" dan "pembangunan ilegal di Area C" di Tepi Barat, yang berada di bawah kendali Israel.

Adapun, Hampir tidak mungkin bagi warga Palestina untuk mendapatkan izin konstruksi di Area C, yang mencakup sekitar 60% wilayah tersebut.

Tuntutan lain adalah untuk menghentikan "pembayaran kepada keluarga teroris", mengacu pada tunjangan yang diberikan oleh PA kepada keluarga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel dan keluarga tahanan di penjara Israel, atau tahanan itu sendiri, termasuk mereka yang dihukum karena membunuh orang Israel.

Sebagai bagian dari sanksi yang diberlakukan pada Januari, Israel menahan pendapatan pajak puluhan juta dolar dari Otoritas Palestina atas dukungan keuangannya untuk militan.

Pemerintah Israel juga memerintahkan moratorium rencana pembangunan Palestina di beberapa bagian Tepi Barat, yang telah diduduki Israel sejak Perang Enam Hari 1967.

Pernyataan Minggu dari kantor Netanyahu mengatakan perdana menteri dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant akan memberikan "langkah-langkah untuk menstabilkan" Otoritas Palestina yang diperangi.

Media Israel mengatakan langkah-langkah yang diusulkan mungkin termasuk pembentukan zona industri untuk warga Palestina di Area C Tepi Barat dan langkah lain untuk mendukung ekonomi Palestina.

Sumber: cbcindonesia com
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat