Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Pametan Kaligrafi GHN, Upaya Menggaungkan Karya Seni Islami
Selasa, 28 Februari 2023 - 17:45:12 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Mengawali tahun 2023, Galeri Hang Nadim (GHN) menyelenggarakan Pameran Kaligrafi Kontenporer Riau dengan tema "Waw" (yang ditandakan dengan huruf "waw" dalam akasa Arab yang berarti "dan") yang akan berlangsung selama 22 hari, 25 Februari hingga 18 Maret 2023. Kegiatan ini dilansungkan di GHN, Anjungan Kampar Lt 2 komplek Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai) Purna MTQ, Pekanbaru.

Saat membuka pameran ini pada Ahad (26/2/2023), Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Pekanbaru, Dr H Idrus SAg MAg, mengaku senang dan bangga dengan apa yang dilakukan oleh GHN.

Menurutnya, dengan terus menyemarakkan seni kaligrafi ini, maka Al-Qur'an dan Hadist Nabi Muhammad akan terus dibaca dan diingat oleh umatnya.

"Saya yakin, orang yang akan menulis pasti akan membaca lebih dulu. Jika dia menulis tentang ayat Al-Qur'an dan Hadist, pasti akan membaca lebih dulu dua kitab tersebut. Dengan begitu, Al-Qur'an dan Hadist akan terus dibaca oleh penulis atau pelukis kaligrafinya, juga oleh  penikmat seni tersebut. Saya berharap seni islami seperti ini terus digaungkan," jelas Idrus.

Di bagian lain, Ketua GHN, Furqon LW, menjelaskan, pameran kaligrafi sudah diazamkan oleh GHN akan menjadi jadwal tahunan. Untuk awal tahun ini, tema yang diangkat adalah kaligrafi huruf jawi, atau Arab Melayu.

Alasannya, bahasa Melayu sejak dulu sudah menjadi lingua franca dalam pergaulan masyarakat di Asia Tenggara. Dan salah satu provinsi yang mewarisi aksara Arab Melayu tersebut adalah Riau.

"Harapan kami, aksara Arab Melayu ini akan terus dipelajari dan digali oleh masyarakat Riau, salah satunya lewat kaligrafi. Namun, kami tidak kaku dengan tema tersebut dalam pameran ini karena selama ini kaligrafi kan identik dengan Al-Qur'an dan Hadist," jelas Furqon.

Pameran ini diikuti 22 karya yang dihasilkan oleh 15 kaligrafer lewat kurasi yang dilakukan oleh Fachrozi Amri dan Muhammad Rafles yang juga Ketua Perkumpulan Kaligrafi dan Zukhrufah Indonesia (Perkazi) Provinsi Riau.

Para seniman kaligrafi yang ambil bagian dalam pameran ini adalah Alza Adrizon, Ari Iziana, Armen Titof, Bens, Sani, Fitri Sun, Hasanah, Herman Pelani, Khalil Zuhdy Lawnarain, Kodri Johan, Muhammad Khoiruli, Nuranini, Nur Rahmah, Tengku Eko, Topan Jihadullah, Aswatun Alifah, dan Yelmi Nanda Resfi.

Salah seorang kaligrafer yang datang dari Tanjung Kuras, Sungai Apit, Siak, Nuranini, mengaku bahagia dan senang bisa kit ambil bagian dalam pameran kali ini. Menurutnya, pameran ini akan memacu para seniman kaligrafi untuk terus berkarya.

"Tentu saya sangat senang karya saya lolos kurasi dan bisa ikut dalam pameran ini. Selain akan memacu para seniman kaligrafi Riau untuk terus berkarya, juga seniman dari kampung saya di Tanjung Kuras, Siak," jelas alumni Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang memilih mengabdi di kampung halamannya tersebut. (rls)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat