Kamis, 01 Oktober 2026 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
 
 
☰ Pendidikan
21 SMA/SMK di Riau Tak Lulus Akreditasi, Ini Kata BAN-SM
Sabtu, 14 Januari 2023 - 20:52:42 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Provinsi Riau dinyatakan tidak lulus akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) melalui sistem automasi.

Ketua BAN-SM Riau, Asrinda Amali mengatakan, tidak terakreditasinya SMA Plus Provinsi Riau dan beberapa sekolah di Riau murni kelalaian dari pihak kepala sekolah dan jajaran manajemen yang ada di SMA Plus Riau, yang tidak melengkapi data perpanjangan akreditasi sekolah yang telah dikirimkan oleh BAN. Akibatnya kelalaian tersebut BAN terpaksa menyatakan SMA Plus Riau tidak terakreditasi secara automasi.

"SMA Plus Riau memang tidak terakreditasi, ini karena kelalaian dari pihak sekolah yang tidak melengkapi persyaratan dan perpanjangan akreditasi sekolah secara online. Tidak hanya SMA Plus saja yang tidak terakreditasi, tapi juga sekolah lainnya. Termasuk SMP juga ada, bahkan SMP 4 Pekanbaru juga tidak terakreditasi," kata Asrinda.

Asrinda menjelaskan, seharusnya dari pihak SMA Plus dan sekolah lainnya bisa melengkapi persyaratan pendaftaran ulang akreditasi meskipun SMA Plus sudah masuk dalam akreditasi A, namun ada jangka waktunya untuk kembali mendaftar secara online, dan meng-uploud data-data sesuai dengan persyaratan yang tertulis di Isian Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP).

"Akreditasi diperpanjang secara otomatis sertifikat akreditasi baik selama satu tahun, atau lima tahun adalah harus mengisi ajuan reakreditasi dan mengisi Daftar Isian Akreditasi (DIA) pada aplikasi yang sudah tersedia. Kita juga sudah menyerahkan sosialisasi aplikasi tersebut ke Dinas Pendidikan Riau. Jadi bagi sekolah yang tidak melengkapi data sesuai daftar isian tersebut, maka secara otomatis tertolak, dan masa pendaftaran telah ditutup pada bulan November 2022 lalu," terangnya.

Asrinda mengakui, bagi sekolah yang tidak terakreditasi, maka berdampak pada lanjutan jenjang sekolah maupun akan masuk perguruan tinggi. Apalagi SMA Plus merupakan salah satu sekolah favorit yang melahirkan siswa-siswa berprestasi. Namun masih ada kesempatan bagi sekolah yang tidak terakreditasi, untuk kembali mangajukan akreditasi ulang secara manual.

Sebab sekolah/madrasah yang tidak mengisi ajuan reakreditasi, atau mengklik menolak untuk diakreditasi, maka sertifikatnya tidak akan diperpanjang secara otomatis, walaupun sebelumnya telah masuk nominasi dengan peringkat A, B atau C.

"Jadi masih ada kesempatan untuk kembali mengajukan perpanjangan akreditasi, dari pihak SMA Plus juga sudah diinformasikan. Mereka harus menyiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan. Kita akan berupaya agar bisa terakreditasi paling lambat Maret atau April nanti," ungkapnya.

Disamping itu, Asrinda menyayangkan adanya pernyataan anggota DPRD yang menyatakan dari pihak BAN-SM yang tidak jemput bola ke sekolah.

Menurutnya, sekelas SMA Plus seharusnya tidak lagi dilakukan kunjungan untuk dilakukan verifikasi. Karena SMA Plus sebelumnya sudah terakreditasi, hanya tinggal melanjutkan perpanjangan melalui aplikasi.

"Yang kami verifikasi, atau yang kami datangi sekolah yang belum sama sekali terverifikasi, ada banyak sekolah yang belum terverifikasi. Seharusnya pihak sekolah SMA Plus lah yang harus menyelesaikan perpanjangan akreditasi verifikasi, dan kami sudah mensosialisasikan ke sekolah-sekolah. Sekelas SMA Plus yang sudah akreditasi A tinggal mengaploud data-data, tidak lagi harus diverifikasi datang ke sekolah," tutupnya.

Untuk diketahui, sedikitnya ada 21 Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) di Provinsi Riau tidak lulus akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM).

Puluhan SMA/SMK negeri dan swasta itu tidak lulus akreditasi karena syarat automasi perpanjangan status akreditasi tidak lengkap. Termasuk SMA Plus Provinsi Riau.

Berikut 9 sekolah SMA negeri dan swasta di Riau yang tak lulus akreditasi secara automasi:

1. SMAS Karya Praja Indragiri Hilir
2. SMAS Tuah Gemilang Indragiri Hilir
3. SMAS Nur Hasana Rokan Hilir
4. SMAS Tunas Bangsa Rokan Hilir
5. SMAS An Naas Pekanbaru
6. SAMS Persada Pembenaan Indragiri Hilir
7. SMA Plus Riau
8. SMAN 3 Tapung Kampar
9. SMAN 1 Batu Hampar Rokan Hilir

Berikut 12 sekolah SMK negeri dan swasta di Riau yang tak lulus akreditasi secara automasi:

1. SMK Budi Mulia Indragiri Hilir
2. SMK Islam Terpadu Tebuireng III Indragiri Hilir
3. SMKS Pertanian Terpadu Kepulauan Meranti
4. SMKS Rokan Rokan Hilir
5. SMKS Tri Erlangga Rokan Hilir
6. SMKS Kesehatan Al Fath Siak
7. SMKN 1 Reteh Indragiri Hilir
8. SMKN 1 Tembilahan Hulu
9. SMKN 1 Merbau Kepulauan Meranti
10. SMKN 1 Kuala Kampar Pelalawan
11. SMKN 1 Pangkalan Kerinci Pelalawan
12. SMKN Petanian Terpadu Pekanbaru. (cakaplah)




 
Berita Lainnya :
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    02 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    03 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    04 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    06 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    07 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    08 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    09 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    10 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    11 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    12 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    13 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    14 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    15 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    16 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    17 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    19 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    20 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    21 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    22 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat