Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
21 SMA/SMK di Riau Tak Lulus Akreditasi, Ini Kata BAN-SM
Sabtu, 14 Januari 2023 - 20:52:42 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Provinsi Riau dinyatakan tidak lulus akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) melalui sistem automasi.

Ketua BAN-SM Riau, Asrinda Amali mengatakan, tidak terakreditasinya SMA Plus Provinsi Riau dan beberapa sekolah di Riau murni kelalaian dari pihak kepala sekolah dan jajaran manajemen yang ada di SMA Plus Riau, yang tidak melengkapi data perpanjangan akreditasi sekolah yang telah dikirimkan oleh BAN. Akibatnya kelalaian tersebut BAN terpaksa menyatakan SMA Plus Riau tidak terakreditasi secara automasi.

"SMA Plus Riau memang tidak terakreditasi, ini karena kelalaian dari pihak sekolah yang tidak melengkapi persyaratan dan perpanjangan akreditasi sekolah secara online. Tidak hanya SMA Plus saja yang tidak terakreditasi, tapi juga sekolah lainnya. Termasuk SMP juga ada, bahkan SMP 4 Pekanbaru juga tidak terakreditasi," kata Asrinda.

Asrinda menjelaskan, seharusnya dari pihak SMA Plus dan sekolah lainnya bisa melengkapi persyaratan pendaftaran ulang akreditasi meskipun SMA Plus sudah masuk dalam akreditasi A, namun ada jangka waktunya untuk kembali mendaftar secara online, dan meng-uploud data-data sesuai dengan persyaratan yang tertulis di Isian Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP).

"Akreditasi diperpanjang secara otomatis sertifikat akreditasi baik selama satu tahun, atau lima tahun adalah harus mengisi ajuan reakreditasi dan mengisi Daftar Isian Akreditasi (DIA) pada aplikasi yang sudah tersedia. Kita juga sudah menyerahkan sosialisasi aplikasi tersebut ke Dinas Pendidikan Riau. Jadi bagi sekolah yang tidak melengkapi data sesuai daftar isian tersebut, maka secara otomatis tertolak, dan masa pendaftaran telah ditutup pada bulan November 2022 lalu," terangnya.

Asrinda mengakui, bagi sekolah yang tidak terakreditasi, maka berdampak pada lanjutan jenjang sekolah maupun akan masuk perguruan tinggi. Apalagi SMA Plus merupakan salah satu sekolah favorit yang melahirkan siswa-siswa berprestasi. Namun masih ada kesempatan bagi sekolah yang tidak terakreditasi, untuk kembali mangajukan akreditasi ulang secara manual.

Sebab sekolah/madrasah yang tidak mengisi ajuan reakreditasi, atau mengklik menolak untuk diakreditasi, maka sertifikatnya tidak akan diperpanjang secara otomatis, walaupun sebelumnya telah masuk nominasi dengan peringkat A, B atau C.

"Jadi masih ada kesempatan untuk kembali mengajukan perpanjangan akreditasi, dari pihak SMA Plus juga sudah diinformasikan. Mereka harus menyiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan. Kita akan berupaya agar bisa terakreditasi paling lambat Maret atau April nanti," ungkapnya.

Disamping itu, Asrinda menyayangkan adanya pernyataan anggota DPRD yang menyatakan dari pihak BAN-SM yang tidak jemput bola ke sekolah.

Menurutnya, sekelas SMA Plus seharusnya tidak lagi dilakukan kunjungan untuk dilakukan verifikasi. Karena SMA Plus sebelumnya sudah terakreditasi, hanya tinggal melanjutkan perpanjangan melalui aplikasi.

"Yang kami verifikasi, atau yang kami datangi sekolah yang belum sama sekali terverifikasi, ada banyak sekolah yang belum terverifikasi. Seharusnya pihak sekolah SMA Plus lah yang harus menyelesaikan perpanjangan akreditasi verifikasi, dan kami sudah mensosialisasikan ke sekolah-sekolah. Sekelas SMA Plus yang sudah akreditasi A tinggal mengaploud data-data, tidak lagi harus diverifikasi datang ke sekolah," tutupnya.

Untuk diketahui, sedikitnya ada 21 Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) di Provinsi Riau tidak lulus akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM).

Puluhan SMA/SMK negeri dan swasta itu tidak lulus akreditasi karena syarat automasi perpanjangan status akreditasi tidak lengkap. Termasuk SMA Plus Provinsi Riau.

Berikut 9 sekolah SMA negeri dan swasta di Riau yang tak lulus akreditasi secara automasi:

1. SMAS Karya Praja Indragiri Hilir
2. SMAS Tuah Gemilang Indragiri Hilir
3. SMAS Nur Hasana Rokan Hilir
4. SMAS Tunas Bangsa Rokan Hilir
5. SMAS An Naas Pekanbaru
6. SAMS Persada Pembenaan Indragiri Hilir
7. SMA Plus Riau
8. SMAN 3 Tapung Kampar
9. SMAN 1 Batu Hampar Rokan Hilir

Berikut 12 sekolah SMK negeri dan swasta di Riau yang tak lulus akreditasi secara automasi:

1. SMK Budi Mulia Indragiri Hilir
2. SMK Islam Terpadu Tebuireng III Indragiri Hilir
3. SMKS Pertanian Terpadu Kepulauan Meranti
4. SMKS Rokan Rokan Hilir
5. SMKS Tri Erlangga Rokan Hilir
6. SMKS Kesehatan Al Fath Siak
7. SMKN 1 Reteh Indragiri Hilir
8. SMKN 1 Tembilahan Hulu
9. SMKN 1 Merbau Kepulauan Meranti
10. SMKN 1 Kuala Kampar Pelalawan
11. SMKN 1 Pangkalan Kerinci Pelalawan
12. SMKN Petanian Terpadu Pekanbaru. (cakaplah)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat