Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
5 Gebrakan Anwar Ibrahim Usai Dilantik Jadi PM Malaysia
Sabtu, 26 November 2022 - 10:07:15 WIB
Perdana Menteri Anwar Ibrahim (Departemen Penerangan Malaysia/Wazari Wazir/Reuters).

SULUHRIAU - Perdana Menteri (PM) baru Malaysia Anwar Ibrahim memberikan gebrakan usai dilantik. Seperti soal menolak gaji PM dan memotong gaji menteri.

Seperti dilansir Malay Mail dan The Star, Jumat (25/11/2022), Anwar mulai menjabat PM ke-10 Malaysia pada Jumat (25/11) pagi waktu setempat. Dia tiba di kantor PM yang disebut Perdana Putra di Putrajaya, sebelum pukul 10.00 waktu setempat.

Prioritas utama Anwar adalah memulihkan perekonomian Malaysia.

"Saya bersyukur bahwa hari ini dan sebelum ini, situasi dan kepercayaan investor telah berubah. Ringgit menguat dan pasar saham hidup kembali," ucapnya.

"Mari kita sekarang fokus pada perekonomian dan melakukan apa pun yang diperlukan untuk menghidupkan kembali (perekonomian) agar kesejahteraan rakyat, khususnya yang miskin dan terpinggirkan, akan terlindungi," cetus Anwar seperti dilansir Malay Mail.

Berikut beberapa gebrakan yang dilakukan oleh Anwar Ibrahim:

1) Berantas Korupsi

Anwar menegaskan bahwa pemerintahan yang baik, tanpa adanya korupsi, ditegakkannya independensi peradilan dan yang terpenting, kesejahteraan rakyat akan dipegang teguh oleh pemerintahan yang dipimpinnya nanti.

Dia menekankan bahwa rakyat Malaysia menginginkan perubahan, yang terlihat dalam hasil pemilu 19 November, dan memiliki harapan baru dari pemerintahan yang baru.

"Untuk mengangkat martabat (Malaysia) mereka, hentikan korupsi dan penyalahgunaan wewenang, urusi kepentingan rakyat," tegas Anwar seperti dilansir kantor berita Bernama.

2) Bentuk Pemerintahan 'Persatuan Nasional'

Anwar menyampaikan akan membentuk pemerintahan 'Persatuan Nasional.' Yaitu pemerintahan yang terdiri dari koalisi Pakatan Harapan yang dipimpinnya, dan koalisi Barisan Nasional yang dipimpin UMNO, dan Gabungan Partai Sarawak.

Anwar membuka pintu bagi koalisi atau partai politik lainnya yang ingin bergabung. Seruan ini diduga merujuk pada koalisi Perikatan Nasional yang dipimpin mantan PM Muhyiddin Yassin, yang sempat mempersoalkan penunjukan Anwar sebagai PM.

"Saya memiliki pandangan yang sangat terbuka. Ini adalah pemerintahan 'Persatuan Nasional'; semuanya diterima, dengan syarat Anda menerima aturan dasar pemerintahan yang baik, tidak ada korupsi, dan Malaysia untuk semua rakyat Malaysia," cetus Anwar seperti dilansir Malay Mail.

Selain didukung koalisi besar, Anwar juga mendapat dukungan partai-partai lebih kecil seperti Partai Warisan, Partai Ikatan Demokratik Malaysia (Muda) dan Partai Bangsa Malaysia (PBM). Dia menyatakan akan mempertimbangkan partai-partai yang mendukung dirinya dalam menyusun kabinet pemerintahan.

Disebutkan juga oleh Anwar bahwa calon Wakil PM dari negara bagian di Borneo dan Semenanjung Malaysia tengah dipertimbangkan.

3) Bentuk Kabinet Ramping-Potong Gaji Menteri

Anwar akan membentuk kabinet yang ramping. Namun, dia pun akan memotong gaji menteri-menterinya. Disebutkan Anwar bahwa usulan pengurangan gaji menteri dan perampingan jumlah anggota kabinet pemerintahan sedang dibahas.

"Ukuran Kabinet pasti akan lebih kecil dan saya meminta menteri-menteri baru untuk menyetujui proposal saya untuk mengurangi gaji mereka," ucap Anwar seperti dilansir media Malaysia, The Star.

"Ini masih dalam proses pembahasan dan persiapan," imbuhnya.

4) Tolak Gaji PM Malaysia


Anwar juga menekankan kembali janjinya sejak awal untuk menolak gajinya sebagai PM Malaysia. Langkah ini dimaksudkan untuk menanamkan kepercayaan publik.

"Saya telah mengumumkan bahwa langkah pertama untuk mendapatkan kembali kepercayaan rakyat, agar mereka tidak memandang para menteri dan pemimpin, terlepas dari partainya, terlepas dari keyakinannya, semuanya hanya memikirkan gaji, kepentingan, kontrak, saham," ucapnya.

"Oleh karena itu, saya memilih untuk menolak gaji seorang Perdana Menteri," tegas Anwar seperti dilansir Malay Mail.

5) 28 November Hari Libur Nasional

Anwar mengumumkan penetapan hari Senin mendatang, tanggal 28 November, sebagai hari libur nasional. Dia menyebut hal ini telah menjadi janjinya sejak sebelum menjabat PM.

"Saya akan berdiskusi dengan sekretaris kepala karena saya telah menjanjikan hari libur pada hari Senin minggu ini, tetapi ini tidak diselesaikan pada hari Senin pekan lalu," kata Anwar seperti dilansir The Star.

"Insya Allah, (kebuntuan) ini selesai pada Kamis (24/11) dan saya akan memenuhi janji saya untuk hari libur Senin depan," ujarnya, merujuk pada 28 November.

"Kepercayaan investor asing telah berubah, ringgit menguat dan pasar saham lebih segar. Makanya saya putuskan Jumat (25/11) bukan hari libur nasional, melainkan Senin (28/11) depan," ucap Anwar lagi.

Sumber: detik.com
Editor: Khairul





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat