Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Tingkatkan Produksi Beras IPAT-BO, Pj Bupati Kampar Tandatangani Komitmen, Camat dan Kades Se-Kampar
Jumat, 18 November 2022 - 20:10:07 WIB

SULUHRIAU, Bangkinang - Pj Bupati Kampar Kamsol menggelar rapat Koordinasi Pelaksanaan Tekonologi Inovasi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAT-BO) tahun 2022, yang diselenggarakan di Balai Bupati Kampar, Jum’at (18/11/2022).

Pada kesempatan Pj Bupati Kampar Kamsol, melakukan penandatanganan komitmen dengan Camat dan Kepala se Kabupaten Kampar yang memiliki potensi pertanian.

Salah satu isi komitmen tersebut adalah komitmen dan sepakat kita untuk menjadi pelopor tekhnologi IPAT - BO di daerah masing-masing dan berkomitmen untuk memajukan pertanian di Kecamatan dan Desa.

Pemerintah Kabupaten Kampar saat ini melakukan tanam padi dengan teknologi intensifikasi Padi Aerod Terkendali- Berbasis Organik (IPAT-BO) di areal Kelompok Tani yang ada dikabupaten Kampar guna untuk meningkatkan kebutuhan Produksi beras dikabupaten Kampar.

Untuk Kebutuhan Produksi Beras di Kabupaten Kampar sebanyak 80.705. 12 ton, yang baru bisa diproduksi mencapai 18. 306.22 ton, berrti ada lebih kurang 80% yang belum tercapai kebutuhan Produksi Beras di kabupaten Kampar.

Tujuan Rekor ini bagaimana kita bisa memproduksi beras mencapai standar yang dibutuhkan Kabupaten Kampar.

Dalam hal tersebut, Pj Bupati Kampar Kamsol, mengatakan bahwa Pemerintah berupaya terus untuk memproduksi beras mencapai kebutuhan untuk Kabupaten Kampar, maka yang kita bahas ini bagaimana Kita bisa Meningkatkan Produktifitas Petani Kita.

Kampar memiliki potensi lahan seluas 26 Ribu Hektar namun yang saat ini dapat di olah  masyarakat seluas 4.000 haktare saja,  artinya jika potensi ini kita intensifikasi dan ekstensifikasi bukan tidak mungkin Kampar akan mampu menjadi Swasembada Beras.

Dengan rapat ini kita komitmen serta mendorong yang mana IPAT-BO jadi program unggalan kita dan bisa meningkatkan kembali produksi Beras Kampar.

Produksi pangan Kebutuhan Penduduk dikabupten Kampar Seperti Beras dengan Kebutuhan 80.705.12 ton, produksi beras saat ini 18.306.22 ton, maka produksi Beras dikabupaten Kampar lebih kurang 61.798.90 ton.

"Dalam rapat ini saya berharap  Camat dan Kepala Desa dapat mensosialisasikan ini dan mendukung program ini untuk mensejahterakan petani atau masyarakat kita," katanya.

Untuk camat yang ada dikabupaten Kampar intinya bagaimana kita bisa meyakinkan Petani kita, maka pemerintah akan berupaya untuk mensosialisasikan program ini.

“Saya akan Memberikan penghargaan untuk camat yang dapat mensukseskan petani mandiri serta meningkatkan Ketahanan Pangan dikecamatannya, "ungkapnya.

Untuk itu semoga kegiatan rapat ini dapat dilakukan dengan sebaik baiknya, supaya Produksi Kebutuhan Beras dikabupaten Kampar dapat tercapiai standar kebutuhannya, "tutupnya.

Dalam hal tersebut, Prof. Tualar Simarmarta mengatakan bahwa dalam mengejar capaian produk beras unggulan, segala aspek terkait proses juga harus unggul. Setidaknya, selain teknologi yang unggul, kualitas bibit, pendampingan, kemitraan, tingkat kesejahteraan petani, serta proses pengolahan yang juga harus unggul.

Penerapan Teknologi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik IPAT–BO akan kita kembangkan di tempat berbeda, kita sangat merasa puas dengan hasil panen ini dengan luasan lahan seperti ini biasanya menghasilkan 5 Ton saja tetapi dengan teknologi ini menghasilkan 9 ton.

untuk mempercepat Produski Beras  mencapai standar yang diinginkan, maka camat dan kepala desa harus sepakat untuk mecari lahan yang maana bisa diproduksikan untuk petani kita dan Program ini akan kita lanjutkan sampai 2.700 hektar, ”tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Kampar Melakukan MoU dengan Camat dan Kepala Desa, untuk mendukung Program Pemerintah Kabupaten Kampar dalam rangka meningkatkan Produktifitas dan Produksi Padi Di kabupaten Kampar serta mendukung kegiatan Petani diwilayah masing masing untuk menerapkan Teknologi Inovasi IPAD-BO dan Siap Bekerja Sama dan Berkoordinasi dengan semua pihak dalam mensuskseskan penanaman padi diwilayah kami dengan Teknologi IPAT-BO serta Siap menbantu petani untuk mewujudkan Target Produksi sebanyak 100% di tahun 2023,.

Rapat ini dihadiri oleh, Guru Besar Fakultas Pertanain UNPAD Prof. Tualar Simamarta, Direktur PT Kas Ridwan, Nuransyah Harahap dari BRIN didampingi Kadis Pertanian Nur Ilahi serta diikuti oleh Seluruh Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Kampar. (kmf,jan)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat