Selasa, 09 08 2022
Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-65 2022, Gubri Sampaikan Pencapaian Ekonomi dan Pembangunan | Ketua DPRD Pelalawan Dukung Penuh Pencabutan HGU PT. TUM | 12 Tokoh Pejuang Riau Diberi Penghargaan Termasuk Alm Herman Abdullah dan Syarwan Hamid | Satres Narkoba Polres Kuansing Amankan Pengedar Shabu di Desa Munsalo Kopah | Berkedok Tempat Kuliner, Kapolda Sumut Grebek Tempat Judi Online Terbesar di Sumut | Prabowo Subianto Nyatakan Siap Jadi Capres Lagi di 2024
 
Metropolis
Masih Ditutup, Belasan Moge Lewati Tol Pekanbaru-Bangkinang, Begini Penjelasan Polisi

Metropolis - - Minggu, 03/07/2022 - 14:33:26 WIB

TERKAIT:
   
 

SULUHRIAU, Pekanbaru - Belasan motor gede (Moge) melintasi Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang pada Sabtu (2/7/2022).

Padahal jalan bebas hambatan sepanjang 40 kilometer (Km) itu ditutup karena masih tahap penyelesaian pembangunan.

Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang sempat dibuka untuk uji coba beberapa hari saat mudik Lebaran tahun 2022. Itupun hanya untuk kendaraan roda empat, buka kendaraan roda dua.

Setelah itu Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang ditutup kembali. Meski ditutup, ternyata jalan tol Pekanbaru-Bangkinang ada pengecualian. Pada Sabtu (2/7/2022) dibuka khusus untuk Moge.

Diketahui, Moge yang melintasi jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang tersebut jumlahnya belasan motor.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kabag Ops Ditlantas Polda Riau, Kompol Ruri menjelaskan bahwa jalan yang dilintasi adalah memang jalan tol yang masih dalam pengerjaan.

"Siapa saja boleh lewat dengan seizin HK (pengelola) dengan persyaratan tertentu, terutama faktor keamanan pengguna jalan," kata Ruri, Minggu, (3/7/2022).

Ia juga membenarkan bahwa rombongan Moge yang melintas di Jalan Tol Pekanbaru - Bangkinang mendapat pengawalan. "Iya dikawal oleh Ditlantas Polda Riau untuk faktor keamanan karena memang masih dalam pengerjaan," cakapnya.

Ruri menjelaskan, jalan tol adalah jalan umum atau tertutup di mana para penggunaannya dikenakan biaya untuk melintasinya sesuai tarif yang berlaku.

Jalan ini merupakan suatu bentuk pemberian tarif pada jalan yang umumnya diterapkan untuk menutupi biaya pembangunan dan perawatan jalan (PP nomor 15 tahun 2005 tentang jalan).

"Jalan yang dilintasi tersebut belum merupakan jalan tol, karena belum berbayar dan masih menjadi jalan khusus. Dimana kewenangan keluar masuk lokasi adalah tergantung kepada pihak pembuat jalan tersebut," pungkasnya seperti dilansir dari cakaplah.com

Apakah Adil?

Sementara itu, terkait hal ini salah seorang warga mengaku merasa diskriminasi dan kurang konsiten dalam peraturan penggunaan jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.

Menurutnya apakah masyarakat umum lainya bisa diizinkan pengelola jalan tol untuk melewati jalan ini sekarang.

Menurutnya, waktu jalan tol diuji coba buka pada lebaran lalu, dan kebetulan pas waktu pukul 17.00 Wib, dimana ada warga dari arah Bangkinang mau melintas di jalan itu, lalu minta izin ke penhelola (HK) penjaga pintu tol, tidak dizinkan lewat. Tetapi dalam waktu hampir bersamaan, ada mobil lewat pada jam tutup tersebut, ketika ditanya kepada pihak pengelola, penjaga pintu itu menyebut bahwa yang lewat itu aparat kepolisian. "Apakah ini adil ini," tanya warga yang dirahasiakan namanya.

Mengetahui ada moge melewati jalan tol dalam masa pentupan karena pengerjaan, dan dikawal pula oleh polisi, hal ini menimbulkan pertanyaan.

"Ini peraturan dari pengelola atau pemerintah kurang konsisten dijalankan. Apakah kita bisa minta izin untuk melewati jalan tol itu saat ini, coba saja," pungkas sumber ini, Minggu, (3/7/2022). (sr2)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved