Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Metropolis
Curahan Air Lapak Terancam Tumpah ke Jalan, Warga Jalan Baru Protes Pengembang Pasar Induk
Sabtu, 28 Mei 2022 - 23:28:37 WIB
Sukmana Herlambang (kiri) mewakili warga RW 11 bersama warga saat menemui pekerja di lokasi pembuatan lapak-lapak sementara di Pasar Induk, Jalan Soekarno-Hatta, Sabtu (28/5/2022).

SULUHRIAU, Pekanbaru-- Pembuatan lapak-lapak kayu di lokasi Pasar Induk kembali mendapat protes dari warga RW 11, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani.

Pasalnya atap lapak-lapak kayu tersebut bakal menumpahkah curahan air hujan ke Jalan Baru yang tepat berada di sebelah lokasi Pasar Induk.

Sabtu (28/5/2022), puluhan warga nampak mendatangi pembangunan lapak sementara di lokasi Pasar induk. Mereka bermaksud menemui pihak pemgembang. Sayangnya di lokasi cuma ada pekerja.

Warga kemudian berdialog dan meminta pekerja menghentikan pembuatan lapak-lapak tersebut. "Atap-atap lapak ini miringnya ke arah Jalan Baru. Tentu saja warga keberatan, karena akan membanjiri jalan dan jangka panjang bisa merusak jalan," kata Sukmana Herlambang, perwakilan warga RW 11, Kelurahan Sidomulyo Barat di lokasi.

Menurut Herlambang, keinginan warga cuma satu, yaitu adanya drainase di Pasar Induk sehingga air pembuangannya tidak melimpah ke Jalan Baru yang merupakan akses utama warga RW 11.

"Warga tidak menolak pasar Induknya, tapi dampak pembangunan terhadap lingkungan sekitarnya yang ditolak. Untuk itu kami sangat berharap dapat berdialog dengan pihak pengembang (PT Rafa Bonai, red.)," kata Sukmana lagi. Ditanya apakah warga juga akan memberitahu pemerintah kota soal protes ini, Sukmana mengatakan belum.

"Kami masih mengumpulkan informasi dulu. Walaupun dulu sebenarnya sudah pernah dilakukan. Warga menyampaikan beberapa keberatan kepada Pemko dan DPRD Kota atas dampak yang ditimbulkan pembangunan pasar induk ini," kata Sukmana.

Sehari sebelumnya pihak pengembang bersama instansi terkait seperti anggota Komisi IV DPRD kota, dinas PUPR dan Disperindag kota sudah mendatangi lokasi pembangunan lapak di Pasar Induk dan berdialog dengan dua ibu-ibu warga RW 11.

"Saya warga yang hadir dipertemuan di lapangan tadi siang, Jumat (27/5/2022, red) menyampaikan hasil poin penting yang disepakati pihak pengembang, Dinas PUPR, Dinas Perdagangan dan Perindustrian,  anggota dewan yang hadir serta ibu-ibu warga RW 11, yaitu pemberhentian kegiatan pembangunan pasar mau pun bedeng sampai  pembuatan parit selesai," kata salah seorang warga, Siswanti kepada Riaupos.co melalui aplikasi WA.

Seperti beberapa kali diberitakan sebelumnya, pembangunan pasar Induk kerap diprotes warga RW 11 yang memang berdampingan langsung dengan lokasi. "Kita sudah lama keberatan dengan akibat yang ditimbulkan pembangunan pasar induk ini.

Terutama limpahan airnya yang langsung ke Jalan Baru bahkan sampai masuk ke rumah warga karena ada lapak permanen yang dibangun di atas jalan, tanpa ada drainase.

Nah, kali ini keberatan lagi dengan akibat pembuatan bedeng lapak ini. Kami berharap pihak pengembang mau berdialog dulu dengan warga dan Pemko serta DPRD juga tanggap atas masalah ini," tutup Sukmana.

Terkait protes warga terhadap pengembang ini, wartawan mencoba menghubungi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru Ahmad Ingot Hutasuhut.

Namum pimpinan instansi yang mengawasi pembangunan pasar induk ini belum menjawab. Pesan singkat yang dikirimkan ke nomor ponselnya sejak pukul 13.55 WIB siang masih ceklis satu, sementara telpon yang bersangkutan tidak aktif. Hingga pukul 15.10 WIB sore tadi, juga belum ada respon dari yang bersangkutan.  (rpc)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat