Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Sapi Terpapar Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Rohul
Senin, 23 Mei 2022 - 21:57:25 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU, Rohul- Sapi milik warga di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau positif terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Adanya temuan ternak warga terpapar PMK ini dibenarkan Kepala Dinas Perternakan Perikanan dan Perkebunan Rohul CH Agung Nugroho melalui Sekretaris Samsul Kamar SHut MSi, Senin (23/5/2022).

Syamsul mengatakan, berdasarkan pemeriksaan klinis yang dilakukan, 5 ternak sapi milik warga tersebut suspek dengan ciri ternak terpapar virus PMK yang dirilis Kementerian Pertanian.

Beberapa ciri-ciri klinis tersebut yaitu badan mengalami pengurusan, produksi susu berkurang, kuku bercak-bercak, kulit mengelupas seperti terkena sariawan, mulut dan lidah terkena sariawan, tenggorakan berubah warna menghitam atau kemerahan, mengalami hipersalivasi atau berlebihan liur, keluar lendir di bagian hidung, demam tinggi dan nafsu makan berkurang.

Temuan itu juga dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium yang diterima dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau.

"Iya benar, Kami menemukan 5 sapi milik warga di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Rambah Hilir positif terpapar virus penyakit mulut dan kuku," ujar Samsul Kamar.

Atas temuan tersebut, Disnakbun Rohul telah mengambil langkah cepat agar virus ini tidak menyebar ke hewan ternak lain baik di Desa Pasir Jaya atau ke daerah lain sehingga tidak menjadi wabah. Salah satunya dengan melokalisasi seluruh hewan ternak yang berada di Desa Pasir Jaya.

"Kami telah berkoordinasi dengan kepolisian dan aparat desa setempat agar sementara waktu hewan ternak yang berada di Desa Pasir Jaya tidak dijual dulu keluar Desa Pasir Jaya, demikian juga hewan dari luar jangan masuk dulu ke Desa Pasir Jaya. Sementara terkait 5 sapi yang terpapar sudah dilakukan pengobatan dan kondisinya terus membaik," ujarnya Syamsul.

Selain itu, lanjut Samsul pada Selasa (24/5/2022) besok, Disnakbun akan menggelar rapat koordinasi bersama kepolisian, DPRD, pengusaha daging, RPH, peternak sapi dan unsur lainnya untuk menyepakati penanganan penularan PMK yang sudah ditemukan di Rohul.

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat tersebut yakni kemungkinan akan diterapkanya kebijakan lockdown ternak (berkaki empat) dari luar daerah sementara waktu, sehingga PMK ini tidak menjadi wabah seperti yang terjadi di beberapa daerah.

Selain itu, mengingat mendekati hari raya Iduladha dimana permintaan daging ternak meningkat, Disnakbun juga segera menggelar rapat dengan pengurus masjid dan panitia kurban untuk mensosialisasikan ciri penyakit mulut dan kuku ini sehingga panitia kurban tidak membeli hewan kurban yang terkena penyakit PMK ini.

"Kami juga telah menyiapkan nomor pengaduan ke nomor HP 081372855748 yang dapat dihubungi para peternak jika hewan ternaknya mengalami penyakit dengan ciri-ciri PMK," tambahnya.

Para peternak diimbau tidak perlu khawatir melaporkan ke Disnakbun, jika hewan ternaknya terpapar virus PMK karena Disnakbun tidak akan melakukan pemusnahan terhadap hewan yang suspek mengidap PMK. Hewan ternak yang terpapar virus PMK akan dilakukan pengobatan.

Syamsul menambahkan, meskipun penyebarannya cepat namun virus PMK ini tidak menular ke manusia dan hanya menular di kalangan hewan berkaki empat seperti sapi, domba, kambing, babi dan hewan ternak berkaki empat lainnya.

Selain itu, daging ternak yang terpapar virus PMK juga aman dikonsumsi asalkan diolah dengan suhu tinggi. Masyarakat juga diminta menghindari mengkonsumsi jeroan seperti lidah dan kaki.

"Pada prinsipnya daging hewan yang terpapar virus PMK ini aman dikonsumsi manusia asalkan diolah dengan cara higienis. Sebelum dimasak hendaknya direbus dulu dengan suhu tinggi baru kemudian diolah," pungkasnya dikutip dari cakaplah.com. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat