Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Hutan Dirusak, Pria Ini Menangis dan Minta Maaf ke Harimau yang Mengitari Rumahnya di Mandau
Rabu, 13 April 2022 - 13:31:00 WIB
Tangkapan layar video viral harimau datangi rumah Warga di Mandau. (medsos)

SULUHRIAU, Pekanbaru- Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris Sumaterae) mendatangi sebuah rumah di Desa Tasik Tebing Serai Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Penghuni rumah langsung ketakukan dan merekam kedatangan si raja hutan itu sehingga menjadi viral di media sosial seperti grup-grup WhatsApp.

Dalam sebuah video itu, terdengar  suara lelaki dalam rumah ketakutan dan mencoba berdialog dengan sang harimau. Dengan berbahasa batak, suara laki laki itu minta diampuni kepada Oppung/Ompung Nagogo Bolon merupakan julukkan untuk harimau.

"Kami mohon belas kasihan Oppung (harimau yang mendatangi rumahnya)," kata suara pria dalam video dengan logat batak sambil menangis saat harimau mengelilingi rumahnya.

Pria ini memohon agar diri dan keluarganya bisa dibiarkan hidup. Dia juga menyebut bahwa dirinya hanya mencari nafkah untuk keluarga.

Dia juga meminta ampun kepada harimau itu jika selama ini ada berbuat salah. "Kalau ada langkah dan perbuatan kami yang salah kami mohon ampun oppung," kata pria itu menghiba dari dalam rumah.

Terdengar juga suara anak dan seorang wanita dewasa, bahkan anjing terdengar menggonggong dan ayam berkotat.

Lelaki itu dan wanita itu meminta agar anak itu jangan bersuara saat harimau terus mengitari rumah mereka.

Andri Hansen Siregar salah satu tokoh Batak di Riau mengatakan bahwa harimau tidak pernah mengganggu kecuali dia diusik.

"Kalau harimau sudah datang, pasti dia terusik. Daerah itu memang kawasan jelajah harimau. Kalau Oppung atau Ompung Nagogo Bolon adalah panggilam untuk harimau atau juga untuk panggilan orang yang dihormati dan disegani,"ujarnya.

"Ompung Nagogo Bolon artinya yang mempunya kekuatan besar. Dalam bahasa batak harimau itu babiat. Namun ketika kita berjumpa harimau, kita tidak boleh memangilnya babiat, tetapi Oppung atau Ompung," tutup Andri.

Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengatakan bahwa lokasi itu merupakan kawasan habitat harimau. Lokasinya merupakan hutan Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil. Dimana kasawan hutan itu saat ini sudah banyak beralih fungsi menjadi kebun kelapa sawit dan pemukiman.

Kapolsek Pinggir Kompol Meitertika mengatakan bahwa harimau lokasi dalam video itu berada di sekitaran Desa Tasik Tebing Serai Kecamatan Tualang Mandau.

Dimana disana sebelumnya ada warga tewas diterkam harimau. Korban adalah Indra, tewas dengan kondisi kepada dan tubuh terpisah pada 6 April 2022. Beberapa hari setelahnya seekor anjing juga dimangsa harimau. [okz,src]
 





 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat