Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Apa Plus Minus Duet Puan Maharani- Andika Perkasa di Pilpres 2024
Sabtu, 12 Februari 2022 - 10:36:08 WIB
Puan Maharani dan Andika Perkasa (sindo)

SULUHRIAU- Spekulasi mengenai pasangan capres - cawapres 2024 bermunculan, salah satunya duet Puan Maharani-Andika Perkasa.

Keduanya memiliki jabatan penting saat ini. Puan Maharani saat ini menjabat sebagai ketua DPR RI, sedangkan Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Puan yang merupakan putri dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri ini pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Di PDIP, Puan Maharani menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan. Keduanya juga beberapa kali masuk survei. Di survei lembaga Riset Independen INDex Indonesia selama Agustus 2021 misalnya, Puan Maharani masuk lima besar tokoh populer yang dinilai berpotensi sebagai capres 2024.

Tingkat popularitas Puan Maharani di survei tersebut sebesar 88,9%. Selain itu, Puan juga masuk lima besar berpotensi mendapatkan dukungan untuk menjadi capres di Pilpres 2024 di survei Populi Center yang dilakukan pada 1 - 9 Desember 2021.

Di survei Populi Center itu, Puan Maharani mendapatkan persentase dukungan masyarakat sebesar 17,5%. Nama Puan dan Andika juga masuk dalam survei lembaga KedaiKOPI yang dilakukan pada 17 - 24 Januari 2022 dengan 1201 responden secara wawancara tatap muka. Di survei KedaiKOPI itu, tingkat popularitas Puan Maharani sebesar 69,4.

Sedangkan di klaster TNI atau Polri, sebanyak 25,6 persen responden memilih Andika Perkasa sebagai capres.

Nama Andika juga muncul dalam survei lembaga Politika Research and Consulting (PRC) yang dilakukan pada 8 Oktober - 4 November 2021 dengan total responden sebanyak 1.220 orang yang tersebar di 34 provinsi.

Elektabilitas Andika Perkasa di survei PRC itu yakni 0,7%. Deklarasi mendukung kedua tokoh itu juga sudah bermunculan. Puan Maharani misalnya, dideklarasikan oleh Relawan Puan Maharani for Presiden 2024 atau RPM 2024 dan Generasi Muda Pejuang Nusantara atau Gema Puan.

Sedangkan Andika didorong oleh sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Barisan Rakyat Andika Presiden Indonesia (BARA API).

BARA API melakukan deklarasi mendukung Andika menjadi presiden 2024-2029 di depan Halaman Tugu Proklamasi, Jakarta, Rabu 2 Februari 2022.

Lalu bagaimana peluang duet Puan Maharani – Andika Perkasa?

Apa saja plus minus duet Puan Maharani - Andika Perkasa? “Duet Puan-Andika bisa saja terjadi jika ada parpol besar yang beminat melamar Andika. Namun saya melihat kalkulasi politik saat ini, belum terlihat akan ada kejutan sepeti itu. Tetapi bukan tidak mungkin,” kata Pengamat politik dan Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab, Kamis (10/2/2022).

Namun, menurut dia, jika duet Puan-Andika terjadi, maka akan ada perubahan konstalasi besar. Dia mengatakan, Partai Gerindra kemungkinan akan membentuk poros sendiri atau bergabung dengan poros lain karena selama ini PDIP dan Gerindra sudah terjalin komunikasi yang baik. “Jika Puan-Andika, sentimen sipil-militer akan kentara, Puan bisa menjadi representasi pemilih perempuan dan milenial bahkan kaum ibu.

Sementara Andika akan lebih bergeser pada sentimen tegas dan berwibawa,” ungkapnya.

 Minusnya, kata Fadhli, petinggi militer kerapkali tersandung kasus masa lalu. “Dan itu akan menjadi senjata empuk pihak lawan,” pungkasnya. Pendapat berbeda disampaikan oleh Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin. Menurut Ujang, peluang duet Puan - Andika di Pilpres 2024 agak berat. Karena, kata Ujang, elektabilitas Puan dan Andika rendah, sehingga sulit untuk bisa menang.

“Plusnya Puan pemilik partai, sedangkan Andika Panglima TNI. Kekurangannya, elektabilitas keduanya masih rendah. Apalagi Andika akan pensiun di tahun ini. Jadi secara politik akan melemah,” pungkasnya.

Jas Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah juga menilai lebih banyak hambatannya dibandingkan peluangnya. Dedi menilai Puan belum memiliki basis pendukung personal yang kuat, alias masih mengandalkan hibah suara PDIP.

“Sementara Andika Prakasa belum miliki keduanya, dukungan personal juga parpol, meskipun dari sisi kapasitas bisa saja Andika tokoh potensial karena dari latar belakang kepemimpinan di militer,” kata Dedi.

Namun, menurut Dedi, politik elektoral tidak cukup hanya modal kapasitas. Dia mengatakan bahwa jauh lebih penting soal peluang dipilih, baik oleh koalisi pengusung maupun publik.

“Puan sampai hari ini masih lebih mungkin bursa cawapres, meskipun PDIP punya hak mencalonkan sebagai capres. Demikian dengan Andika yang masih lebih mungkin sebagai cawapres, tetapi harus melalui dukungan parpol,” pungkas Dedi.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno mengatakan bahwa politik itu soal kemungkinan, tergantung bagaimana PDIP sebagai partai penguasa dan pemenang pemilu mengajukan pasangan nantinya. “Kalau mau ideal tentu PDIP usung Ganjar sebagai capres.

Jika muncul isu Puan-Andika tentu ini wacana baru yang tak pernah dibicarakan publik sebelumnya,” kata Adi Prayitno. Selain itu, kata Adi, di simulasi survei belakangan ini juga belum ada yang melakukannya.

“Tapi yang jelas, kalau capres dan cawapres yang elektabilitasnya rendah diusung maju agak berat perjuangannya,” katanya. Dia menambahkan, Puan atau Andika juga tak terlalu muncul di radar survei.

“Sepertinya Andika terlihat keberatan kalau posisinya sebagai Panglima TNI dikaitkan dengan pilpres,” pungkasnya. Lihat Juga: Publik Diyakini Paham Baliho Puan Maharani untuk Pilpres 2024. (Sindonews.com)

Editor: Khairul



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat