Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Imam Masjid Makkah Termasuk yang Disewa NASA untuk Riset Alien
Kamis, 30 Desember 2021 - 21:45:36 WIB
Astronaut NASA berjalan di Stasiun Luar Angkasa Internasional. NASA menyewa 24 ahli agama termasuk imam Makkah Mosque di Inggris untuk riset terkait kehidupan alien. (Foto: Reuters)

SULUHRIAU- NASA Amerika Serikat (AS) ternyata menyewa 24 ahli agama termasuk imam Masjid Makkah di Leeds, Inggris.

Mereka didanai untuk meneliti bagaimana dunia akan bereaksi jika kehidupan di luar Bumi atau alien ditemukan di planet lain. Ke-24 ahli agama itu berpartisipasi dalam sebuah program di Princeton University’s Centre of Theological Inquiry (CTI) di New Jersey.

CTI menerima dana hibah dari NASA sebesar USD1,1 juta. Beberapa ahli agama yang terlibat dalam program itu di antaranya Uskup Buckingham Alan Wilson, Rabi Jonathan Romain dari Sinagog Maidenhead, dan Imam Qari Asim dari Masjid Makkah [Makkah Mosque] di Leeds.  

Jawaban dari Cendekiawan Agama Mereka, seperti dikutip dari The Times, Kamis (30/12/2021), mengatakan bahwa ajaran Kristen, Yahudi, dan Islam tidak akan terpengaruh oleh penemuan kehidupan alien.

Salah satu ahli agama dalam program itu, Pendeta Dr Andrew Davidson, mengatakan karyanya berfokus pada hubungan antara astrobiologi dan teologi Kristen dan prospek adanya "banyak inkarnasi" Yesus Kristus.

Davidson mengatakan dalam sebuah buku yang akan terbit nanti bahwa sejumlah besar orang akan mencari bimbingan agama jika alien ditemukan. Andrew Davison, yang juga cendekiawan dari Universitas Cambridge, dalam sebuah wawancara dengan The Times mengaku bahwa dia termasuk di antara 23 teolog lain dalam program yang disponsori NASA di Princeton University’s Centre of Theological Inquiry dari 2016 hingga 2017.

Davison mengatakan dia dan rekan-rekannya memeriksa bagaimana masing-masing agama besar dunia kemungkinan akan merespons jika mereka diberi tahu tentang keberadaan alien.

Karyanya sendiri berfokus pada hubungan antara astrobiologi dan teologi Kristen. Will Storrar, direktur CTI, mengatakan NASA ingin melihat program serius ini diterbitkan dalam buku dan jurnal, mengatasi keajaiban dan misteri yang mendalam dan implikasi dari penemuan kehidupan mikroba di planet lain.

Dalam sebuah pernyataan yang di-posting ke blog Fakultas Keilahian Universitas Cambridge, Davison mengatakan penelitiannya sebagian besar terkonsentrasi pada konsep Kristologi, atau studi tentang siapa Yesus sebagai manusia dan makhluk ilahi.

“Pertanyaan paling signifikan yang mungkin ada adalah apakah seseorang akan menanggapi secara teologis prospek kehidupan di tempat lain dalam hal ada banyak inkarnasi, atau hanya satu-satunya yang dibicarakan para teolog di dalam Yesus,” tulisnya.

"Saya juga telah memikirkan tentang doktrin penciptaan, terutama dalam kaitannya dengan tema multiplisitas dan keragaman.” Davidson menambahkan dalam posting blog bahwa penelitiannya tidak terbatas pada teks-teks agama, di mana penelitian lain tentang topik kehidupan di luar Bumi cenderung berpusat.

“Dalam berpikir secara teologis tentang kehidupan di tempat lain di alam semesta, ada kecenderungan untuk mengambil terutama dari bagian-bagian dari karya teologis sebelumnya di mana kehidupan lain telah menjadi topik yang sedang dibahas. Saya ingin bergerak lebih dari itu, dan bergabung dalam diskusi ke materi dan perspektif yang lebih luas,” lanjut Davidson.

“Mungkin penemuan utama yang akan saya laporkan hingga saat ini adalah menemukan seberapa sering teologi dan astrobiologi telah menjadi topik dalam tulisan populer setidaknya selama satu setengah abad: di majalah bulanan misalnya,” imbuh dia.

Buku Davidson yang akan terbit tahun 2022, “Astrobiology and Christian Doctrine,” akan mencakup sebagian dari karyanya dengan CTI dan NASA. Menurut sebagian dari buku Davidson yang diperoleh The Times, sejumlah besar orang akan beralih ke tradisi agama mereka untuk mendapatkan bimbingan jika alien ditemukan.

“Deteksi [kehidupan alien] mungkin datang dalam satu dekade atau hanya di abad mendatang atau mungkin tidak pernah sama sekali, tetapi jika atau di mana itu terjadi, akan berguna untuk memikirkan implikasinya terlebih dahulu,” tulis Davison.

Pihak NASA mengonfirmasi kepada Changing America bahwa program Astrobiologi NASA memberikan sebagian dana melalui hibah kepada CTI pada tahun 2015, dengan bagian proyek yang didanai lembaga berakhir pada tahun 2017. NASA tidak terlibat langsung dalam pemilihan 24 ahli agama untuk penelitian tersebut.

Editor: Jandri
Sumber: Sindonews.com




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat