Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Belum Ada Kepastian Sekolah Tatap Muka 100 Persen untuk SMA/SMK di Riau
Kamis, 30 Desember 2021 - 19:36:46 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Hingga saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik), belum bisa memastikan terkait sekolah tatap muka 100 akan dimulai pada semester II atau di awal tahun 2022 mendatang.

Pasalnya, Disdik belum menerima petunjuk teknis pelaksanaan sekolah tatap muka dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di masa pandemi Covid-19.

Kepala Disdik Provinsi Riau, DR Kamsol mengatakan, saat ini di Provinsi Riau masih dalam kondisi pandemi Covid-19 walaupun sudah terjadi penurunan kasus dalam tiga bulan terakhir.

Namun pihaknya perlu ada regulasi pelaksanaan sekolah tatap muka 100 persen dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Pendidikan.

"Untuk sekolah tatap muka semester dua, kami masih menunggu regulasi terkait dengan kebijakan pemerintah. Apakah sekolah 100 persen tatap muka, kita akan berkoordinasi dulu dengan tim Satgas Covid-19 kroscek ke lapangan,” kata Kamsol, Kamis (30/12/2021).

Kamsol menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih terus menggesa progres target vaksinasi bagi tenaga pendidik dan peserta didik di seluruh kabupaten kota.

Karena hingga saat ini persentase vaksinasi masih belum sesuai harapan. Pihaknya menargetkan 100 persen vaksinasi bagi tenaga pendidik dan peserta didik.

"Sekarang ini kita masih berusaha untuk meningkatkan target kita, masalah vaksin bagi tenaga pendidik dan peserta didik baru 70 persen, dan masih ada 30 persen lagi yang belum divaksinasi," katanya.

Ditambahkan, kita sudah keluarkan surat ke seluruh sekolah, dan ada sanksi bagi yang tidak vaksinasi.

"Sebenarnya guru dan siswa tak wajar diberi sanksi, tapi ini untuk kesehatan mereka, dan untuk meningkatkan kekebalan tubuh atau herd immunity. Kalau bagi yang tak bisa divaksinasi tunjukkan surat dokternya, jika dilihat keseharian di sekolah inikan banyak berkumpul, sehingga jika sudah kebal penularan kasus Covid ini kan berkurang," tambahnya.

Sementara itu, dari data yang diterima persentase vaksinasi bagi tenaga pendidik dan peserta didik baru mencapai 70 persen.

Sehingga pihaknya harus mendorong peningkatan vaksinasi, dengan dikeluarkannya surat pelaksanana vaksin di sekolah-sekolah.

"Dalam waktu dekat akan kita selesaikan target vaksin. Setelah masuk sekolah akan ada vaksinasi meningkat. Setelah diakumulasi semua lebih kurang 70 persen yang sudah divaksinasi, target kita 100 persen. Nah, kalau vaksin tersedia tak terlalu sulit bagi kita memvaksin siswa, karena siswa ada di sekolah, diperiksa kiesehatannya termasuk gurunya," punhkasnya. (rad)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat