Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Gubri Setuju Gaji Guru di Bawah Dikdas Dinaikkan
Selasa, 28 Desember 2021 - 21:04:34 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru-Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi setuju adanya usulan kenaikan kesejahteraan (gaji) ribuan guru bantu Provinsi Riau yang mengajar ditingkat TK, SD dan SMP atau di bawah kewenangan pendidikan dasar (Dikdas) 12 kabupaten dan kota di Riau dinaikkan.

Meskipun kenaikan itu, tidak mesti disamakan dengan gaji guru bantu jenjang SMA dan SMK.

Hal tersebut disampaikan Gubri saat menerima kunjungan silaturrahmi pengurus Perkumpulan Komunikasi Guru Bantu Provinsi (PKGBP) Riau dikedimannya, Selasa (28/12/2021).

Hanya saja, pada kesempatan itu Gubri minta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Riau agar melakukan pendataan kembali dan menginventarisir jumlah guru bantu tersebut yang mestinya sejak mereka dingkat tahun 2005, 2006 hingga 2008 sudah banyak terjadi pengurangan.

‘’Ini yang diminta Pak Gubri kepada Pak Kadisdik yang baru, Pak Kamsol yang saat itu turut mendampingi Pak Gub bersama jajarannya. Kami pun pengurus di setiap kabupaten dan kota siap membantu melakukan pendataan ini untuk mendapatkan angka pasti berapa jumlah guru bantu yang benar-benar telah mengabdi sejak tahun pengakatan pertama itu,’’ tutur Ketua Perkumpulan Komunikasi Guru Bantu Provinsi (PKGBP) Riau Zafri M Ikom.

Pasalnya kata Zafri, jumlah itu sejak pengangkatan pertama tahun 2005 pasti banyak terjadi pengurangan, seperti adanya guru yang meninggal dunia, yang berhenti, yang sudah diangkat menjadi ASN dan lain sebagainya, sehingga diharapkan tidak terjadi manipulasi data dari pihak manapun terhadap penggunaan uang APBD tersebut.

‘’Pak Gubernur sangat menitik beratkan kepada persoalan ini, maka perlu dilakukan pendataan ulang seluruh guru bantu dikdas dan dikmen. Karena bisa saja masalah ini berimplentasi kepada masalah hukum dikemudian hari,’’ ungkapnya yang saat itu didampingi Sekretaris PKGBP Riau Hairus Saleh SPd, Bendum Imelda Sandra SSi MSi, Humas Lidya Putri SSi dan bidang Infokom PKGBP Riau Bustami Ramzi, SPd.

Jika pendataan jumlah guru bantu ini sudah didapat, terutama jumlah guru bantu yang bertugas di Dikdas, Pemprov akan lebih muda untuk melakukan penambahan alokasi bantuan keuangan (Bankeu) untuk peningkatan kesejahteraan guru bantu Dikdas.

Dikatakan Kepsek SMK Muhammadiyah Kuok, Kampar, ini kenaikan tersebut juga akan disesuikan dengan kemampuan keuangan daerah pada APBD Perubahan tahun depan.

Istilah Pak Gub, lanjut Zafri, kenaikan itu tidak pun penuh ke atas, penuh kebawah pun jadilah, sehingga guru Dikdas merasakan kenaikan dari angka Rp2 juta saat ini dan itu sejak 2014 tidak ada kenaikan.

‘’Sementara rekan-rekan yang mengajar di pendiidkan menengah (Dikmen), yakni tingkat SMA dan SMK itu sudah dua kali merasakan kenaikan sejak pindah kewenangan dari kabupaten kota ke provinsi dari tahun 2017 dari angka Rp2,2 juta hingga tahun ini menjadi Rp2,5 juta. Ini yang membuat kita miris dan selalu mendesak pihak terkait memberikan perhatian dan tidak diskriminasi,’’ tegas Zafri.

Zafri menyebut, gubri menyadari saat ini beban tugas guru yang mengajar di SMA dan SMK tentu lebih berat dibanding dengan guru yang mengajar TK, SD dan SMP, itu pula yang menjadi salah satu dasar pertimbangan adanya perbedaan gaji guru bantu Provinsi Riau.

‘’Alhamdulillah kabar baiknya lagi tadi Gubri minta kepada Pak Kadisdik ke depan bagaimana system pembayaran gaji guru bantu dikdas ini sama dengan Dikmen, langsung ditranfer ke rekening guru bersangkutan. Ini juga menjadi salah satu poin usulan kami dulunya, sehingga lebih efektif dan efisien,’’ tambahnya.

Kemudian,lanjut Zafri, Gubri menyampaikan kabar baik berikiutnya bahwa dana bagi hasil (DBH) sawit yang selama ini belum pernah dinikmati Riau, saat ini mulai didapatkan. Bahkan, itu terjadi dimasa pemerintahan Gubri Syamsuar periode sekarang, sehingga peluang kenaikan gaji guru bantu dikdas tahun depan besar.

‘’Tentu kita sangat bersyukur dengan kabar gembira ini, sehingga kami berharap akan berdampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Riau umumnya, terutama buat rekan-rekan guru bantu Riau di Dikdas nantinya,’’ sebutnya lagi. (*)

Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat