Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Dari Diskusi PWI Rohil,
Sungai Rokan Dalam Kondisi Emergency, DR Elviriadi: Perlu Pemulihan
Selasa, 09 November 2021 - 17:04:43 WIB

SULUHRIAU, Rohil-  Sungai Rokan saat memprihatinkan, karena dalam kondisi  emergency.

Save Sungai Rokan." itu yang diserukan Pakar Lingkungan Hidup Riau, DR Elviriadi menyikapi kondisi sungai terbentang di wilayah Rokan Hulu dan Rokan Hilir tersebut, pada saat diskusi via zoom bertajuk "Sungai Rokan Riwayatmu Kini.." yang digelar PWI Rohil, Selasa (9/11/2021).

Elviriadi mengatakan,  dari fakta,  bahwa kondisi sungai Rokan perlu segera direhabilitasi atau restorasi. Perlu dibuat langkah pemulihan lingkungan.

Ia mengungkapkan telah beberapa kali melakukan survey, kajian sungai Rokan dan diketahui pada saat ini terjadi deforestasi atau pengundulan hutan sehingga mengakibatkan kawasan tangkapan air (Cathcment Area) yang mempengaruhi debit air menjadi hilang.

"Selain itu terjadi pengundulan hutan alam di kiri-kanan sungai baik di hulu ataupun hilir, baik di WIlayah Rohul maupun Rohil yang mengakibatkan sejumlah fauna, flora berkurang," katanya.

Dengan kondisi itu aliran air cenderung cepat atau deras, yang akan menghantam tebing-tebing di sepanjang bantaran sungai. Hal ini lah yang menurutnya jamak terjadi di Rohul atau Rohil dimana ada sebagian tempat yang dulunya merupakan lahan, lokasi rumah warga telah hilang karena pengaruh abrasi.

Namun sebaliknya, realitas itu membuat di daerah aliran hilir cenderung menjadi estuari, daerah yang kaya dengan nutrisi makanan, sebab tak tersimpan dengan baik di daerah hulu. Ini mempengaruhi keberadaan habitat buaya yang banyak di daerah hilir sungai Rokan.

"Selain deforestasi, ancaman lain adanya pembangunan PKS yang ada kurang mematuhi aturan tentang tempat pembuangan limbah, padahal menurut aturan ada delapan tempat standar, pada beberapa kasus di Rohul ada tim dari DLH yang mengecek ternyata terjadi sedimentasi, dimana lumpur mengendap, dangkal sehingga tempat penampungan limbah melimpah ke kebun warga dan gilirannya masuk ke parit, terhubung ke sungai sehingga terjadi kasus ikan mati di aliran sungai," katanya.

Ancaman limbah yang nyata terangnya harus disikapi dengan adanya tindakan yang signifikan dari pihak terkait. Elviriadi juga menyinggung soal habitat buaya di Rohil dimana pada saat ini diperkirakan terjadi perkembang biakan buaya yang cepat di daerah hilir sungai Rokan. Hal itu rawan mengakibatkan terjadinya serangan terhadap manusia terutama nelayan yang beraktifitas di sungai Rokan.

"Menurut saya sungai Rokan itu kondisinya sudah emergency, andai manusia yang pandai bercakap tentu sudah teriak minta tolong.

Ada ancaman limbah, kehilangan flora fauna, nelayan tak aman lagi menangkap ikan. Karena itu perlu ada langkah pemulihan, misalnya penanaman pohon di bantaran sungai," katanya.

Menurut aturan sesuai dengan PP 38 katanya untuk pemulihan tebing dengan penanaman pohon, dimana paling kurang 50 meter dari bantaran harus dikosongkan dari tanaman sawit, yang diganti dengan tanaman hutan yang memiliki daya serap air bagus.

Kegiatan diskusi dimoderatori penasehat PWI Rohil Jonathan Surbakti SSos dan Ketua PWI Rohil Noprio Sandi ST MIKom serta notulen Zulfadhli. Puluhan peserta mengikuti diskusi dari kalangan mahasiswa, umum dan kalangan wartawan.

Ketua PWI Rohil Noprio Sandi ST MIKom menyampaikan apresiasi atas kesediaan narasumber memberikan ilmu yang berharga sesuai dengan kapasitasnya sebagai pakar lingkungan hidup yang sudah terkenal secara internasional.

"Kami menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada pak Elviriadi semoga kegiatan ini memberikan masukan, informasi yang berharga bagi kita semua dan semoga kedepan kegiatan seperti ini juga dapat digelar berkelanjutan," katanya. (rls)

Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat