Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Ekbis
Rantai Pasok Global Kian Memburuk, Harga Barang Bakal Makin Mahal
Rabu, 13 Oktober 2021 - 09:27:02 WIB

SULUHRIAU- Kondisi rantai pasok global saat ini sedang berada di bawah tekanan ekstrem. Bila kondisi rantai pasok kian memburuk, hal ini dapat membuat harga-harga naik sehingga memperlambat pemulihan ekonomi global.

Melansir CNN, Rabu (13/10/2021), analis dari Moody's Analytics memperingatkan bahwa gangguan kondisi rantai pasok global ini bisa jadi lebih buruk sebelum adanya pemulihan ekonomi.

"Ketika pemulihan ekonomi global terus meningkat, yang semakin jelas adalah bagaimana hal itu akan terhalang oleh gangguan rantai pasok yang sekarang muncul di setiap sudut," tulis Moody's dalam sebuah laporan.

Selain itu, saat ini terdapat banyak faktor yang kian memperburuk kondisi rantai pasok global seperti tidak adanya izin vaksin global, aturan pembatasan yang berbeda-beda di tiap negara, hingga tingginya permintaan (demand) masyarakat.

"Pengendalian perbatasan dan pembatasan mobilitas, tidak tersedianya izin vaksin global, dan adanya peningkatan permintaan dari masyarakat yang terjebak di rumah telah menghantam dunia, di mana produksi global akan terhambat karena pengiriman tidak dilakukan tepat waktu, biaya dan harga akan naik dan akibatnya, pertumbuhan PDB di seluruh dunia tidak akan sekuat itu," tulis Moody's.

Sayangnya, kondisi ini nampaknya masih akan terus berlanjut. Moody's memperingatkan kalau ke depannya akan ada 'awan gelap' karena beberapa faktor yang membuat pemulihan kendala pasokan menjadi sangat menantang.

Salah satunya adalah karena setiap negara memiliki caranya masing-masing dalam memerangi Covid-19. Sebagai contoh, China menargetkan nol kasus sementara Amerika Serikat lebih bersedia hidup dengan Covid-19 sebagai penyakit endemik.

Hal ini dapat menjadi faktor penting sebab dengan adanya perbedaan cara atau pandangan dalam menghadapi covid, maka setiap pemerintah dapat membuat aturan dan peraturan yang berbeda-beda terkait masalah pembatasan.

"Ini menghadirkan tantangan serius untuk menyelaraskan aturan dan peraturan di mana pekerja transportasi masuk dan keluar dari pelabuhan dan hub di seluruh dunia," tulis para analis. [dtF]





 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat