Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Indonesia Masih Masuk 10 Besar Negara dengan Utang Terbesar di Dunia
Selasa, 12 Oktober 2021 - 10:07:53 WIB
Kantor Bank Dunia (Photo :Simone D. McCourtie / World Bank)

SULUHRIAU, Pekanbaru- Bank Dunia mengumumkan data utang terbaru dalam International Debt Statistics (IDS) 2022 yang dipublikasikan hari ini, Senin, 11 Oktober 2021. Hasilnya, Indonesia masih masuk negara dengan utang jumbo.

Selama masa Pandemi COVID-19, yakni sepanjang 2020, Bank Dunia mencatat stok utang luar negeri negara-negara berpendapatan rendah dan menengah secara total naik 5,3 persen pada 2020 menjadi US$8,7 triliun.

Presiden Bank Dunia David Malpass menyatakan, perlunya terobosan menyeluruh untuk mengelola utang demi membantu negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Khususnya guna mengurangi risiko serta mencapai tingkat utang yang berkelanjutan.

“Kami membutuhkan pendekatan yang komprehensif untuk masalah utang, termasuk pengurangan utang, restrukturisasi yang lebih cepat, dan peningkatan transparansi,” ujar David dikutip dari keterangannya, Selasa, 12 Oktober 2021.

Pada 2020, Bank Dunia juga mencatat net inflows dari kreditur multilater terhadap negara berpendapatan rendah dan menengah naik hingga US$117 miliar. Angka ini disebutkan menjadi yang tertinggi selama satu dekade tetakhir.

Net debt inflow terhadap utang publik eksternal naik 25 persen menjadi US$71 miliar, juga menjadi yang tertinggi selama satu dekade terakhir.

Kreditur multilateral termasuk International Monetery Fund (IMF), menyediakan US$42 miliar net inflows. Sedangkan kreditur bilateral menyumbang tambahan US$10 miliar.

“Perekonomian di seluruh dunia menghadapi tantangan berat yang ditimbulkan oleh tingkat utang yang tinggi dan juga meningkat pesat,” kata Wakil Presiden Senior dan Kepala Ekonom Grup Bank Dunia Carmen Reinhart.

Transparansi utang yang lebih baik dianggap makin penting dalam mengatasi risiko yang ditimbulkan oleh meningkatnya utang di banyak negara berkembang.

Untuk memfasilitasi transparansi, International Debt Statistics 2022 diperluas untuk memberikan data utang luar negeri yang lebih mendetail dan terpilah daripada sebelumnya

Dalam laporan terbaru tersebut, disebutkan bahwa Indonesia masuk ke dalam jajaran peminjam atau Top 10 negara-negara berpendapatan rendah dan menengah yang memiliki utang terbesar pada periode 2019-2020, selain China.

Indonesia masuk ke dalam jajaran bersama dengan India, Brazil, Rusia, Mexico, Turki, Argentina, Thailand dan Afrika Selatan. Dalam laporan ini, total stok utang eksternal RI tercatat sebanyak US$417,53 miliar pada 2020 naik dari 2019 sebesar US$402,10 miliar.

Pada laporan tahun sebelumnya, diketahui Indonesia juga masuk ke dalam jajaran 10 negara terbesar yang memiliki utang eksternal tertinggi. Indonesia disebut berada pada posisi 7 sebagai negara pemilik utang terbesar dunia.

Sumber: Viva.co.id
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat