Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Ribut-ribut PAN dan PSI di Koalisi Jokowi: Sebutan Junior dan Tudingan Benalu
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 08:21:35 WIB
Sejumlah sekjen parpol pendukung Jokowi berkumpul di Jakarta, termasuk politikus PSI Raja Juli Antoni. (CNN indonesia)

SULUHRIAU- Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nanang Priyo Utomo melabeli Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai anggota 'Junior' di koalisi pemerintahan Jokowi.

Hal itu ia katakan merespons pernyataan Juru Bicara PAN, Rizki Aljupri, yang meminta PSI tak menjadi benalu di pemerintahan Jokowi.

Nanang lantas meminta PAN mengecek kepada partai koalisi 'senior' Jokowi lainnya terkait penilaian PSI menjadi benalu di pemerintahan Jokowi.

"Silakan saja cek ke Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf. Apa selama sekitar 2 tahun ini PSI menjadi benalu? Berpotensi jadi benalu pun tidak. Silakan kawan-kawan PAN sebagai anggota "koalisi junior" cek ke partai-partai "koalisi senior" lain," kata Nanang dilansir  CNNIndonesia.com, Sabtu, (28/8/2021).

Nanang mengklaim bahwa PSI berstatus sebagai partai yang konsisten mendukung Jokowi sejak awal Pilpres. Karenanya, ia mengklaim tidak akan pernah menjadi benalu di pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni, sekedar mengingatkan saja kepada sejarah dan fakta politik bahwa PAN pernah bermain politik dua kaki," kata Nanang.

Nanang lantas mengingatkan agar PAN jangan mengkhianati Jokowi kembali untuk kedua kalinya ketika sudah bergabung di koalisi.

PAN Minta PSI Jangan Jadi Benalu di Koalisi Jokowi Diketahui, PAN sempat bergabung ke koalisi pemerintahan Jokowi pada September 2015.

Namun, PAN memutuskan keluar koalisi ditandai dengan mundurnya kader PAN Asman Abnur sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) pada Agustus 2018.

"Sekali lagi PSI mengucapkan "ahlan wa sahlan", selamat datang dan bergabung, kawan-kawan PAN. Sebagai kawan yang baik PSI hanya sekedar mengingatkan PAN: jangan pernah khianati Jokowi lagi," kata dia.

Aksi saling tuding antara PAN dan PSI terjadi usai politikus PSI, Raja Juli Antoni meminta PAN berhenti bermain dua kaki bila ingin masuk koalisi parpol pendukung Jokowi. Hal itu diungkapkan Antoni usai melihat PAN menghadiri pertemuan bersama parpol koalisi Jokowi lainnya di Istana Negara.

Melihat tudingan itu, PAN menegaskan tak pernah bermain dua kaki dan meminta PSI tak jadi benalu di pemerintahan Jokowi.

PAN menyinggung Asman Abnur yang langsung mundur dari jabatan sebagai Menpan RB setelah PAN resmi memberikan dukungan kepada pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di pertengahan 2018. (CNNIndonesia.com)
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat