Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
IDI Usulkan Skenario Vaksin Booster untuk Masyarakat Umum
Kamis, 26 Agustus 2021 - 10:07:02 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto mengusulkan pemerintah menyiapkan skenario kedua jika target pembentukan herd immunity tidak tercapai.

Skenario tersebut berupa pemberian booster kepada masyarakat yang menjalani vaksinasi bulan Januari hingga April.

"Kami usulkan juga ada skenario kedua apabila itu (herd immunity) tidak tercapai, sehingga yang bulan Januari, Februari, Maret, April (sudah divaksin) perlu dilakukan booster. Karena antibiodinya sudah turun," kata Slamet dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX, Rabu (25/8/2021).

Kemenkes Evaluasi Vaksin Booster usai Para Pejabat Curi Start
Slamet mengungkapkan, pencapaian herd immunity melalui vaksinasi ditentukan oleh dua hal, yakni efikasi vaksin dan jumlah penduduk yang divaksin.

Berdasarkan salah satu jurnal di Australia, kata Slamet, tingkat efikasi vaksin menentukan jumlah penduduk yang harus divaksinasi agar tercapai kekebalan kelompok.

Slamet menyebut, dengan efikasi vaksin 95 persen, maka pemerintah harus melakukan vaksinasi terhadap 63 persen penduduk.

Kemudian, jika efikasi 90 persen, minimal penduduk yang divaksin 66 persen, efikasi 80 persen minimal penduduk yang divaksin sebanyak 75 persen, serta jika efikasi 70 persen, maka penduduk yang harus divaksin 86 persen.

"Sementara kita vaksin Sinovac (efikasinya) adalah 70 persen. Artinya 86 persen jumlah penduduk harus dilakukan vaksinasi," tutur Slamet.

Sejumlah Pejabat Mengaku ke Jokowi Sudah Dapat Booster Vaksin
Kaji Target Vaksinasi
Slamet menyarankan target vaksinasi 208 juta penduduk betul-betul dikaji.

Slamet mengaku telah memperhitungkan estimasi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan target vaksinasi terhadap 208 juta penduduk.

Data vaksinasi yang Slamet gunakan adalah dosis kedua. Saat ini, kata Slamet, laju vaksinasi dosis kedua dalam satu hari mencapai 594.774 dosis.

"Kalau ini andaikan 600 ribu per hari, itu butuh 7 sampai 8 bulan untuk terjadi herd immunity," tutur Slamet.

Sumber: CNNINdonesia.com
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat